MAMUJU, GEMADIKA.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal sebagai langkah memperkuat kualitas pelayanan pascaberakhirnya kebijakan Work From Home (WFH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kegiatan berlangsung di ruang rapat BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Senin (20/7/2026).
Rapat dipimpin oleh Sekretaris BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Faika Kadriana Ishak, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Subbagian Administrasi dan Kepegawaian, Zani Harny. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh layanan administrasi, baik kepada perangkat daerah maupun masyarakat, kembali berjalan secara optimal setelah berakhirnya penyesuaian pola kerja WFH di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Dalam rapat tersebut, jajaran BPKAD membahas penguatan koordinasi antarbidang, peningkatan disiplin aparatur, serta langkah-langkah strategis untuk menjaga efektivitas pelayanan dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas.
Sekretaris BPKAD Sulbar, Faika Kadriana Ishak, menegaskan bahwa seluruh aparatur diharapkan menjadikan momentum kembalinya pelaksanaan tugas secara penuh di kantor sebagai semangat baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Momentum kembalinya pelaksanaan tugas secara penuh di kantor harus menjadi semangat baru bagi seluruh pegawai untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, responsif, dan akuntabel,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarunit kerja, menjaga produktivitas, serta memastikan target kinerja organisasi dapat dicapai secara maksimal.
Langkah yang dilakukan BPKAD Sulawesi Barat tersebut sejalan dengan upaya mendukung misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Melalui rapat internal ini, BPKAD Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat disiplin aparatur, serta membangun budaya kerja yang adaptif dan profesional guna mendukung pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.
Penulis : Antyka
Editor : Rini


