REMBANG, GEMADIKA.com – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang melalui Bidang Perkebunan melaksanakan verifikasi lapangan (verlap) Kebun Benih Datar (KBD) tebu di Desa Gegersimo, Kecamatan Pamotan, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan keberadaan kebun benih sekaligus menilai pertumbuhan tanaman sebagai bagian dari penyediaan benih tebu bermutu.

‎Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Supriyanto menjelaskan, verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kebun benih benar-benar ada serta benih yang ditanam tumbuh dengan baik sesuai ketentuan.

‎”Tujuan verifikasi lapangan adalah memastikan kebun benih ada dan benih tumbuh dengan baik,” ujarnya.

istimewa

‎Menurutnya, keberadaan Kebun Benih Datar memiliki peran strategis dalam pengembangan komoditas tebu. Selain meningkatkan produktivitas lahan, KBD juga menjamin kemurnian varietas benih, memberikan nilai tambah bagi petani melalui penjualan bibit, serta mendukung program swasembada gula nasional.

‎Ia menambahkan, pada tahun 2026 program KBD di Kabupaten Rembang terus diperluas. Program tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Bongkar Ratoon sekaligus perluasan areal tanam tebu di Kabupaten Rembang.

‎Sementara itu, Korlap Koperasi Perwira Cipta Mandiri (KPCM), Ali Mustofa, mengatakan verifikasi lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan kebun benih memenuhi standar teknis sebelum hasilnya dimanfaatkan sebagai sumber benih bagi petani.

‎”Kami berupaya menjaga kualitas kebun benih agar menghasilkan bibit yang baik dan dapat dimanfaatkan petani untuk meningkatkan produktivitas tebu,” katanya.

‎Di lokasi yang sama, petani tebu asal Kecamatan Pamotan, BP Syued Hasyim, mengaku program Kebun Benih Datar sangat membantu petani karena mampu menekan biaya produksi melalui ketersediaan benih berkualitas.

‎Namun demikian, ia berharap peningkatan produksi tebu juga diimbangi dengan dukungan pengolahan hasil panen.

‎”Harapannya ada kesinambungan antara peningkatan produksi dengan pengolahan hasil. Misalnya bantuan alat penggilingan tebu untuk gula merah, sehingga hasil produksi petani dapat terserap seluruhnya dan tidak tersisa seperti yang terjadi pada tahun 2025,” ungkapnya.

‎Berdasarkan data di lokasi, kebun yang diverifikasi merupakan Kebun Benih Datar (KBD) seluas 0,72 hektare dengan varietas NXI AT, dikelola oleh Koperasi Perwira Cipta Mandiri (KPCM) di Desa Gegersimo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang.

‎Melalui verifikasi lapangan tersebut, pemerintah daerah berharap ketersediaan benih tebu bermutu semakin terjamin, sehingga mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat upaya mendukung swasembada gula nasional.

Baca juga :  Sport Center Desa Penganten Rampung Ditata, Fasilitas Olahraga dan Ruang Publik Kini Semakin Representatif

Penulis : Aziz
Editor : Rini

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami