MAMUJU, GEMADIKA.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sulawesi Barat terus melakukan berbagai upaya untuk membuka peluang kerja dan menekan angka pengangguran di daerah, Kamis (8/5/2025).
Kepala Disnaker Sulbar, Andi Farid Amri, menjelaskan bahwa spesifikasi pendidikan dan bidang pekerjaan yang tersedia dalam setiap job fair bergantung pada kebutuhan perusahaan. Namun, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya pencari kerja yang belum mengenali potensi diri mereka secara optimal.
Untuk menjembatani kebutuhan perusahaan dan para pencari kerja, Disnaker Sulbar memaksimalkan peran Forum Komunikasi HRD. Forum ini diimplementasikan melalui grup media sosial guna memudahkan akses informasi lowongan kerja yang terpercaya.
“Kami memliki grup khusus Forum Komunikasi HRD se-Sulawesi Barat untuk melakukan koordinasi terkait layanan penempatan kerja untuk mempublikasikan dan menginformasikan langsung kepada masyarakat lowongan terkini dan terpercaya melalui akun media sosial resmi instansi,” terang Farid.
Selain forum tersebut, Disnaker Sulbar juga menjalankan program penyuluhan dan bimbingan jabatan yang mencakup career coaching, pelatihan penulisan CV dan wawancara kerja, hingga layanan psikotes gratis.
“Kami memiliki tolls khusus untuk menggali potensi minat, bakat serta kecerdasan majemuk pencari kerja untuk mengetahui jenis pekerjaan apa yang cocok dengan karaktersitik dan kepribadian pencaker,” ungkapnya.
Program ini sejalan dengan komitmen Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam menurunkan angka pengangguran di wilayahnya. Sasaran utamanya mencakup berbagai kalangan, mulai dari fresh graduate, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), penyandang disabilitas, hingga kelompok pencari kerja khusus lainnya. (Antyka)


