CIREBON, GEMADIKA.com – Sebuah tragedi lalu lintas mengguncang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Cirebon, pada Kamis (19/6) sore.

Kecelakaan yang melibatkan ambulans desa dan dua sepeda motor ini merenggut nyawa seorang driver ojek online, sementara ambulans tersebut sedang dalam misi membawa pasien ke rumah sakit.

Kronologi Kecelakaan yang Memilukan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, Ipda Rian, menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi dalam hitungan detik namun berakibat fatal ini.

“Terjadi kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman antara kendaraan roda empat, yaitu ambulans desa, bertabrakan dengan kendaraan roda dua,” kata Ipda Rian saat dikonfirmasi.

Kecelakaan bermula ketika ambulans dari Kabupaten Cirebon melaju dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon.

Di tengah perjalanan, sepasang suami istri yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba menyebrang jalan dari gang menuju arah Kuningan.

Melihat situasi berbahaya tersebut, sopir ambulans spontan membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan.

Namun, manuver darurat ini justru membawa petaka. Dari arah berlawanan, sepeda motor lain yang dikemudikan seorang driver ojol tidak dapat menghindar dan tertabrak ambulans.

Baca juga :  Dolar Naik, Tempe Mengecil! Perajin di Bekasi Terpaksa Kurangi Ukuran daripada Naikkan Harga

“Motor yang dikemudikan oleh pasutri menyebrang dari gang ke arah Kuningan, sehingga kendaraan ambulansnya kagok dan menabrak kembali pengemudi ojol,” jelas Ipda Rian.

Korban Jiwa dan Luka-luka

Kecelakaan ini mengakibatkan tiga korban dari pengendara sepeda motor. Korban yang paling parah adalah Suad, seorang driver ojek online yang tidak dapat diselamatkan.

“Untuk korban ada tiga korban dan sudah dibawa ke rumah sakit. Informasinya satu korban meninggal dunia di rumah sakit,” kata Ipda Rian.

“Korban yang meninggal dunia pengemudi ojol atas nama Suad,” tambahnya.

Dua korban lainnya, yakni pasangan suami istri yang menyebrang jalan, mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Ambulans dalam Misi Kemanusiaan

Yang membuat kejadian ini semakin menyedihkan adalah fakta bahwa ambulans tersebut sedang menjalankan misi kemanusiaan. Saat kecelakaan terjadi, ambulans milik desa di Kabupaten Cirebon ini membawa dua pasien yang membutuhkan perawatan medis.

Baca juga :  Tak Perlu Takut ke Kantor Polisi, Polsek Grobogan Hadirkan Pelayanan Humanis yang Tuai Apresiasi Warga

“Ambulans ini membawa pasien dua orang, yang membawa (mendampingi) pasien dua orang. Jadi di dalam kendaraan tersebut ada lima orang (termasuk sopir),” ungkap Ipda Rian.

Untungnya, semua penumpang dalam ambulans selamat dari kecelakaan ini.

“Yang di dalam mobil ambulans selamat semua,” lanjutnya.

Pesan Keselamatan Berlalu Lintas

Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama saat menyebrang jalan atau melakukan manuver mendadak. Bagi pengendara sepeda motor, selalu perhatikan situasi lalu lintas sebelum menyebrang atau berganti jalur.

Bagi pengemudi kendaraan besar seperti ambulans, meski dalam situasi darurat, tetap utamakan keselamatan dengan menggunakan sirine dan lampu rotator untuk memberi peringatan kepada pengendara lain.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap detail kejadian dan menentukan langkah hukum yang akan diambil. (Mond)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami