ACEH BARAT, GEMADIKA.com – Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) yang melibatkan rotasi besar-besaran sejumlah pejabat utama dan kapolsek di jajarannya, Rabu (23/7/2025) pagi.
Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri para pejabat utama, perwira, personel gabungan, serta pengurus Bhayangkari Cabang Aceh Barat. Atmosfer penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat saat para pejabat lama dan baru saling berjabat tangan dan memberikan dukungan.
Dasar Hukum dan Pelaksanaan Rotasi
Pelaksanaan sertijab ini merujuk pada Keputusan Kapolda Aceh Nomor KEP/2486/VII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan Polri di lingkungan Polda Aceh. Keputusan ini menandai komitmen Polda Aceh dalam melakukan penyegaran organisasi secara berkala.
Detail Perubahan Jabatan
Rotasi kali ini melibatkan beberapa posisi strategis dengan perubahan yang cukup signifikan:
AKP Muchsin Akbar, yang telah mengabdi sebagai Kapolsek Woyla, memasuki masa pensiun setelah bertahun-tahun mengabdi. Posisinya kini diambil alih oleh IPTU Ichwanuddin Rintonga, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Propam Polres Aceh Barat.
Di bidang reserse kriminal, terjadi perpindahan penting. IPTU Fachmi Suciandy, S.H., yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim, kini diangkat menjadi Panit 2 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Aceh. Posisi strategis ini kemudian diisi oleh AKP Roby Afrizal, S.H., M.H., yang didatangkan dari Polres Bener Meriah.
Untuk satuan polisi air dan udara, IPTU Suherman, S.E. dimutasi ke Ditpolairud Polda Aceh dan digantikan oleh IPTU Karianta sebagai Kasat Polairud yang baru.
Sementara itu, untuk jabatan Kasat Samapta, AKP Henry Elisa Siregar digantikan oleh IPTU Reka Teruna Hasra, S.Sos., yang sebelumnya bertugas di Bidpropam Polda Aceh. Adapun IPDA Gunung Martua Tampubolon diangkat menjadi Kasiwas Polres Aceh Barat.
Pesan Kapolres: Lebih dari Sekadar Rutinitas
Dalam amanatnya yang penuh makna, Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan menekankan bahwa rotasi ini bukan sekadar pergantian rutin, melainkan bagian dari strategi pembinaan karier dan peningkatan kapasitas personel.
“Mutasi jabatan ini adalah bentuk kepercayaan pimpinan kepada saudara-saudara untuk mengemban tugas yang lebih besar. Kami harapkan saudara dapat menjaga marwah institusi, bersikap responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian,” ujar AKBP Yhogi dengan tegas.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pejabat lama atas loyalitas dan pengabdian mereka selama bertugas di Polres Aceh Barat.
“Semoga pengalaman yang telah diperoleh menjadi bekal berharga dalam pengabdian di tempat tugas selanjutnya,” tambahnya.
Strategi Penyegaran Organisasi
AKBP Yhogi menekankan pentingnya penyegaran organisasi guna menciptakan suasana kerja yang dinamis dan produktif. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga vitalitas organisasi kepolisian.
Langkah ini diharapkan dapat membawa angin segar dalam pelayanan kepolisian di wilayah Aceh Barat, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan