JAKARTA, GEMADIKA.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif PT ASICS Indonesia yang menghadirkan School Program, sebuah program edukatif berbasis olahraga yang ditujukan bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dukungan tersebut disampaikan Menpora Dito saat menerima audiensi dari jajaran PT ASICS Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta, pada Selasa, 22 Juli 2025. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Presiden Direktur PT ASICS Indonesia, Serta Tsukushima.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor swasta untuk membangun budaya olahraga yang inklusif dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Serta Tsukushima menyampaikan apresiasinya kepada Menpora atas sambutan hangat dan waktu yang diberikan untuk mendiskusikan hasil dan dampak dari program yang telah dijalankan. Ia juga menyampaikan harapan agar School Program mendapatkan sertifikasi resmi dari Kemenpora.
“Adanya sertifikasi dari Kemenpora akan memberikan nilai tambah bagi para pelajar peserta program. Ini juga sebagai bentuk pengakuan dan motivasi agar mereka semakin semangat dalam mengembangkan potensi di bidang olahraga,” ujar Tsukushima.
Menpora Dito menyambut baik harapan tersebut dan menegaskan bahwa Kemenpora terbuka untuk kolaborasi dengan pihak swasta yang memiliki visi serupa dalam membina generasi muda melalui olahraga.
Dalam unggahan video di akun YouTube resmi Kemenpora, Menpora Dito mengatakan:
“Saya sangat mengapresiasi program dari ASICS Indonesia ini. Program seperti ini penting untuk membentuk karakter generasi muda melalui olahraga. Kami di Kemenpora siap mendukung dengan sertifikasi dan perluasan program ke daerah-daerah.” Dito Ariotedjo, Menpora RI
ASICS Indonesia berharap inisiatif ini tidak hanya menjadi program jangka pendek, melainkan dapat berkesinambungan dan dikembangkan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Dengan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, diharapkan ekosistem olahraga di kalangan pelajar akan semakin berkembang serta menjadi fondasi dalam mencetak atlet-atlet muda yang potensial di masa depan. (Joko Purnomo)




