BANGKALAN, GEMADIKA.com – SMAN 1 Bangkalan (SMANSABA) pada Bulan Agustus 2025 mendapatkan kesempatan dalam rangka memeriahkan karnaval dalam peringatan HUT RI ke-80 di Kab Bangkalan. Sabtu, (09/08/25).
Karnaval ini sendiri di meriahkan oleh siswa siswi se Kecamatan kota Bangkalan termasuk SMANSABA yang ditunjuk sebagai perwakilan dalam Karnaval dengan nomor urut C-02 mengusung tema “Bangkalan Ongghe Dengan Digitalisasi Keragaman Karya dan Budaya”.
Barisan depan terlihat siswi berdandan cantik menggunakan pakaian adat Ageman Agung khas raja Bangkalan, ini menggambarkan kedudukan tinggi kebangsawanan Bangkalan. Berikutnya disusul siswi menggunakan pakaian modern yang anggun, dan beberapa pakaian adat, serta maskot SMANSABA Pun terlihat menari mengikuti alunan musik tradisional yang di bawa mobil hias khas SMANSABA.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bangkalan, Drs. Jumali M.M., yang ikut larut dalam semarak karnaval Kab. Bangkalan mengatakan, sekolah SMANSABA menyuguhkan penampilan pakaian adat, kostum kuliner khas, tarian kreasi, dan lain-lain.
“Ini adalah kreasi dari murid dan guru SMANSABA yang bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa Kabupaten Bangkalan kaya akan budaya dan kuliner yang tidak kalah dengan kota yang lain. Alhamdulillah kami mengikuti kegiatan ini dengan rasa senang dan penuh semangat,” ungkap Bapak Jumali saat di temui tim Gemadika.com.
Tepat pukul 13.30 rombongan karnaval di lepas oleh kepala Dinas PUPR Bangkalan Rizal Mardiansyah. Dengan start Depan pendopo agung Bangkalan, melewati Pecinan, Jl Trunojoyo, Jl Jokotole dan kembali lagi di depan Pendopo Agung Bangkalan.
“Sesuai dengan peraturan yang di berikan panitia kami menyiapkan 35 anak didik kami yang berasal dari kelas 10,11 dan 12, tidak hanya pihak sekolah wali murid pun support pada kegiatan tahunan ini sehingga pelaksanaan ini menjadi maksimal,” pungkasnya.
Selain itu, pria yang juga sebagi Ketua MKKS SMA Kab. Bangkalan ini berharap agar anak-anak Bangkalan dapat memahami arti kemerdekaan yang sesungguhnya.
“Saat ini, kita bukan berada di fase memperjuangkan kemerdekaan, namun mempertahankan kemerdekaan dengan belajar yang giat, berbudi pekerti luhur dan meraih prestasi sebanyak-banyaknya,” harapnya. (nardi).




