JAKARTA, GEMADIKA.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menggelar konferensi pers khusus untuk menyampaikan rencana penyelenggaraan Piala Kemerdekaan, sebuah turnamen yang akan menjadi ajang penting dalam persiapan Tim Nasional U-17 Indonesia menjelang Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada November 2025.

Dalam pernyataannya, Erick menegaskan komitmen PSSI untuk terus bekerja keras demi kemajuan sepak bola nasional, meskipun tantangan yang dihadapi tidak ringan.

“Mengurus sepak bola ini tidak mudah. Tapi kami di PSSI tidak pernah lelah. Baru saja selesai Piala AFF, sekarang kami sudah harus mempersiapkan Timnas U-17 untuk Piala Dunia November nanti,” ujar Erick Thohir.

Digelar di Sumatera Utara, Bukan Lagi Jawa-Sentris
Turnamen Piala Kemerdekaan akan digelar di Sumatera Utara. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memperluas penyelenggaraan event sepak bola nasional ke luar Pulau Jawa, serta memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia.

“Kita jangan terus-menerus Jawa-sentris. Kita coba di Sumatera, kebetulan ada stadion eks PON yang layak. Ini sekaligus menjadi uji coba dan ajang adaptasi bagi para pemain,” jelas Erick.

Turnamen ini juga menjadi bentuk optimalisasi penggunaan stadion yang telah direnovasi atau dibangun oleh pemerintah. Erick pun menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah terhadap pengembangan infrastruktur olahraga.

Dua Tim Asing Siap Tanding, Salah Satunya dari Afrika Selatan
Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa Piala Kemerdekaan akan diikuti oleh beberapa tim luar negeri. Saat ini, dua tim asing telah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi, termasuk satu tim dari Afrika Selatan.

“Kami ingin tim dari Amerika Latin, tapi perjalanan mereka bisa mencapai 36 jam lebih. Ini jadi tantangan. Kalau tidak memungkinkan, kami akan undang negara-negara yang lebih dekat dan siap berpartisipasi,” katanya.

Simulasi Format dan Suasana Piala Dunia U-17
Piala Dunia U-17 tahun ini akan menggunakan format pertandingan yang berbeda, yakni digelar di lapangan-lapangan festival, bukan stadion besar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemain muda dalam hal konsentrasi dan kesiapan mental.

“Kami sudah melakukan uji coba serupa di Bali. Tim U-17 bermain dengan kanan-kiri ramai, layaknya suasana festival. Ini untuk melatih fokus dan kesiapan menghadapi kondisi non-ideal di Piala Dunia nanti,” terang Erick.

PSSI Pastikan Kualitas Lapangan dan Fasilitas
PSSI, bersama panitia daerah, memastikan bahwa kondisi lapangan dan fasilitas di Medan, Sumatera Utara, telah memenuhi standar internasional. Sejumlah perbaikan pun telah dilakukan demi menjamin keamanan dan kenyamanan pemain.

“Kami pastikan lapangan dalam kondisi baik, karena kita ingin menjaga kondisi pemain tetap prima, sekaligus memberikan pengalaman yang mendekati situasi turnamen sesungguhnya,” tutup Erick.

Piala Kemerdekaan diharapkan menjadi momen strategis bagi persiapan Garuda Muda sekaligus menjadi pemantik semangat nasionalisme menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. PSSI pun mengajak masyarakat Indonesia untuk turut memberikan dukungan penuh kepada Timnas U-17. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami