BANDUNG, GEMADIKA.com – Suasana khidmat menyelimuti rangkaian Kongres ke-6 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang digelar di kawasan Badung, Bali, Jumat (1/8/2025). Dalam agenda puncak kongres tersebut, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara resmi melantik jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk masa bakti 2025–2030.
Prosesi pelantikan berlangsung di hadapan ribuan kader, jajaran pengurus daerah, hingga tokoh-tokoh nasional yang turut hadir. Dalam kesempatan tersebut, Megawati memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan, sebagai simbol komitmen penuh para pengurus baru dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian untuk lima tahun ke depan.

Dalam pelantikan itu, seluruh pengurus DPP PDIP mengucapkan sumpah setia secara serentak, yang berbunyi:
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya untuk diangkat sebagai Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan masa bakti 2025–2030, akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, piagam dan program Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, serta segala ketentuan partai yang berlaku.”
“Akan menjunjung tinggi kehormatan, martabat, dan disiplin partai serta akan senantiasa mengutamakan keutuhan partai dan keberhasilan program perjuangan partai daripada kepentingan pribadi.”
“Akan memegang rahasia partai yang menurut sifatnya harus saya rahasiakan. Bahwa saya akan berusaha menyelesaikan segala permasalahan partai secara internal.”
Pengucapan sumpah dilakukan dengan penuh kesungguhan, mencerminkan tekad para pengurus dalam memperkuat barisan dan menjaga soliditas internal partai.
Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi PDIP, mempercepat konsolidasi internal, serta menyukseskan berbagai agenda politik strategis menjelang Pemilu 2030.
Meski seluruh jajaran kepengurusan telah dilantik, satu posisi penting masih menjadi tanda tanya besar: jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) belum diumumkan secara resmi dalam forum kongres ini. Hal ini memunculkan spekulasi di kalangan peserta dan pengamat politik mengenai siapa figur yang akan mengisi posisi strategis tersebut.
Pihak partai menyampaikan bahwa pengurus DPP terpilih akan bekerja secara kolektif dan progresif dalam menjaga garis ideologis partai, memperjuangkan keadilan sosial, serta memastikan keberlanjutan program-program nasional yang berpihak pada rakyat kecil.
Dengan pelantikan ini, PDIP secara resmi memasuki babak baru perjuangan politik lima tahunan, membawa harapan baru untuk memperkuat posisi di kancah nasional.(redaksi)




