PURWOREJO, GEMADIKA.com – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Purworejo menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang membahas penanggulangan konflik sosial di wilayah Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Tribrata Polres Purworejo, pada Senin (04/08/2025), dengan melibatkan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan instansi terkait.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, yang dalam paparannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi konflik kelompok masyarakat yang masih berpeluang muncul di sejumlah titik di Purworejo.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kasdim 0708 Purworejo Mayor Inf Rokhyani, Kasat Pol PP dan Damkar Budi Wibowo, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo, Habib Sholeh. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan semangat kolaboratif dalam membangun langkah bersama menghadapi dinamika sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa rakor ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam upaya mitigasi dan pencegahan konflik horizontal.
“Rakor ini merupakan langkah nyata sinergitas antara Polres Purworejo bersama instansi terkait untuk meminimalisir dan mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat,” ujar AKBP Andry Agustiano.
Kapolres juga menyampaikan bahwa pendekatan penanganan konflik ke depan harus lebih inklusif dan humanis. Tak hanya melalui peran aparat keamanan, tetapi juga dengan dukungan penuh dari masyarakat sipil.
“Penanganan konflik harus dilakukan secara terpadu, kolaboratif, dan mengedepankan pendekatan humanis. Untuk itu, peningkatan komunikasi dan sinergi antar instansi menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.
Lebih jauh, AKBP Andry Agustiano menyoroti pentingnya partisipasi tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dalam memperkuat iklim toleransi dan kehidupan sosial yang rukun. Menurutnya, keberadaan figur-figur ini menjadi jembatan penting dalam meredam potensi gesekan sosial sejak dini.
Suasana rapat berlangsung serius namun penuh semangat kebersamaan. Berbagai masukan dan saran dari peserta turut memperkaya rumusan strategi ke depan untuk menjaga Purworejo tetap menjadi daerah yang damai dan aman.
“Melalui rakor ini, diharapkan muncul kesepahaman dan komitmen bersama untuk mencegah potensi konflik serta menjaga ketertiban dan kedamaian di tengah kehidupan masyarakat,” pungkas Kapolres.( Mr. Bien )




