PURWOREJO,GEMADIKA.com – Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Purworejo, Selasa (12/5/2026), guna meninjau pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dan Irpom Air Tanah di wilayah Kecamatan Purwodadi dan Bayan.

Dalam peninjauan di lokasi pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Desa Botodaleman, Kecamatan Bayan, Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat di daerah terpencil maupun wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

“Bapak Presiden sangat perhatian terhadap anak-anak sekolah yang harus menyeberang sungai dengan berbasah-basahan, menggunakan perahu dan sebagainya. Karena itu TNI AD diminta membantu masyarakat dengan membangun jembatan di titik-titik yang memang dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini program pembangunan jembatan terus berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Dari target ribuan titik, ratusan jembatan telah selesai dibangun dan ratusan lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

“Sekarang yang masih on progress sekitar 900 lebih titik. Untuk Purworejo sendiri saat ini ada tiga titik yang sedang berjalan dan sudah ada usulan sekitar 39 titik lainnya,” jelasnya.

Baca juga :  Truk Tangki Terbalik dan Meledak di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, terutama bagi pelajar, petani, dan warga yang selama ini harus memutar jauh maupun menyeberangi sungai dengan risiko tinggi.

“Tujuannya agar masyarakat lebih mudah beraktivitas, lebih aman, dan lebih efektif. Anak-anak sekolah tidak perlu lagi berbasah-basahan saat berangkat sekolah, akses pertanian juga menjadi lebih lancar,” katanya.

Selain meninjau pembangunan jembatan, rombongan juga meninjau lokasi Irpom Air Tanah di Desa Pucang Agung, Kecamatan Bayan. Program tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu penyediaan air bersih dan pengairan pertanian melalui kerja sama dengan kementerian terkait.

“Kita juga membantu program air bersih dan irigasi pertanian. Tadi kami bertemu kelompok tani di Pucang Agung dan akan kami komunikasikan lebih lanjut dengan Kementerian Pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, warga Desa Botodaleman, Darsono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih yang dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat.

Menurutnya, selama ini warga Dusun Mejing Wetan dan Mejing Kulon terkendala akses karena terpisah aliran Sungai Dulang tanpa jembatan penghubung yang memadai.

“Jembatan ini sangat bermanfaat sekali, terutama untuk anak sekolah dan akses pertanian. Dulu kalau mau ke sawah atau membawa hasil panen harus memutar sampai dua sampai tiga kilometer. Sekarang jauh lebih cepat dan efisien,” ungkapnya.

Baca juga :  Kafe Karaoke Berdampingan dengan Gereja di Rembang, Begini Sikap Pendeta

Ia juga menilai pembangunan jembatan akan membantu masyarakat saat musim hujan dan banjir yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah tersebut.

“Kalau banjir biasanya aktivitas warga terganggu. Tapi kami lihat pondasi dan tiang pancangnya lebih tinggi, jadi semoga lebih aman,” katanya.

Darsono menambahkan, masyarakat sangat antusias mendukung pembangunan jembatan tersebut melalui gotong royong maupun bantuan konsumsi bagi para pekerja.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas program Jembatan Garuda Merah Putih ini. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan keselamatan,” pungkasnya.

Kunjungan kerja Aster Kasad berlangsung mulai pukul 08.17 hingga 11.05 WIB dan diikuti sekitar 40 orang rombongan dari jajaran TNI AD dan Kodam IV/Diponegoro. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat. ( Mr. Bien )

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami