JAKARTA, GEMADIKA.com — Presiden Republik Peru, Dina Ercilia Boluarte, melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada Senin, 11 Agustus 2025. Kunjungan ini merupakan balasan dari lawatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Peru pada November 2024 lalu. Pertemuan kedua kepala negara ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan diplomatik yang tahun ini genap berusia 50 tahun.
Presiden Peru tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu sore, 10 Agustus 2025. Kedatangannya disambut oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Duta Besar Peru untuk Indonesia, serta sejumlah pejabat terkait.
Sejak pagi, suasana di Jakarta, khususnya di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Istana Merdeka terlihat semarak. Ratusan pelajar telah bersiap untuk menyambut kedatangan tamu negara tersebut dengan penuh antusiasme.
Rangkaian penyambutan resmi melibatkan iring-iringan kendaraan yang dikawal oleh 17 pasukan motoris dan 60 pasukan kuda dari Monas menuju gerbang Istana Merdeka. Di sana, Presiden Dina Boluarte akan disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui upacara penyambutan kenegaraan.
Pertemuan bilateral ini diharapkan menghasilkan pembahasan yang konstruktif untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, pendidikan, dan budaya. Meskipun Indonesia dan Peru terpisah jarak belasan ribu kilometer, kedua negara memiliki sejumlah kesamaan, seperti kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman budaya, yang menjadi modal penting dalam membangun kemitraan strategis.
Dengan momentum 50 tahun hubungan diplomatik ini, Indonesia dan Peru berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dan mempererat persahabatan demi kemajuan bersama. (Joko Purnomo)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan