BANGKALAN, GEMADIKA.com – Persiapan pelaksanaan Karapan Sapi Piala Bupati Bangkalan sudah semakin matang. Bahkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kab. Bangkalan selaku panitia penyelenggara melakukan technical meeting (TM) dengan peserta karapan sapi dari masing-masing kawedanan, Rabu, (17/09/25).
Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Hendra Gemma mengatakan, persiapan pelaksanaan karapan sapi yang akan digelar Minggu (21/9/2025) sudah 89 persen.

“Kita sengaja mempersiapkan dengan sedemikian rupa karena moment ini merupakan ajang adu gengsi dan pestanya masyarakat Bangkalan. Persiapan stadion sendiri sudah 89 persen dan sisanya kita persiapkan hari Sabtu,” ungkapnya.
Pria yang akrab di sapa Hendra menjelaskan, tahun ini beda selain antusiasme para pemilik sapi yang semakin banyak, TM pun dilaksanakan lebih awal.
“Ada sesuatu yang baru di kita, biasanya TM di laksanakan mendekati pelaksanaan, ini mengawali agar para peserta (tokoh kerap) lebih mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal. Hal ini merupakan masukan dari Pakar Sakera,” tuturnya.
Hendra berharap kerapan sapi akan tetap lestari dan semakin mendunia.
“Kegiatan tahunan ini memperkenalkan kearifan lokal dimana kerapan sapi ini merupakan warisan budaya tak benda madura di tahun 2004. Kita pertahankan g boleh hilang,” harapnya.
Kegiatan Kerapan Sapi Piala Bupati di masing-masing Kabupaten yang ada di pulau Madura sudah terselenggara, kecuali Kabupaten Bangkalan
Sementara itu Ketua Pakar Sakera (Paguyuban Kerapan Sapi Keluarga Madura) tingkat pusat H. Moh. Tohir menambahkan, di tahun ini Pakar Sakera menambah aturan terbaru dalam perebutan piala presiden mendatang.
“Sapi yang sudah ikut Piala Kabupaten di daerah lain tidak boleh ikut bertanding. Karena jika sudah menang tentunya dia sudah punya tiket masuk ke piala presiden, masak mau di kerap lagi di sini,” tutupnya. (Nardi)


