JAKARTA, GEMADIKA.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto, mengungkap sejumlah tanda fisik dan perilaku yang dapat menjadi indikasi seorang remaja mulai terpapar narkoba. Hal ini disampaikannya saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (15/9/2025).
Menurut Suyudi, ciri-ciri fisik yang kerap terlihat pada remaja pengguna narkoba antara lain mata merah, rambut acak-acakan, serta bau badan akibat jarang menjaga kebersihan diri.
“Minimal kita bisa melihat dari fisiknya, misalnya matanya merah, rambutnya berantakan, badannya agak bau karena jarang mandi,” ujarnya.
Selain fisik, pola perilaku juga dapat menjadi indikator. Remaja yang terpapar narkoba biasanya lebih sering mengurung diri di kamar, mudah tersulut emosi, hingga mengalami perubahan pola tidur.
“Tidurnya terbalik-balik, seharusnya malam istirahat tapi malah beraktivitas. Paginya justru tidur,” jelasnya.
Komjen Suyudi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini. Ia mengingatkan agar orang tua tidak terlalu permisif atau justru abai terhadap aktivitas anak-anak mereka.
“Kita sebagai orang tua harus lebih peduli sejak awal. Jangan karena terlalu sayang lalu membiarkan anak tanpa kontrol. Itu justru bisa menjadi celah bagi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Selain keluarga, BNN juga mengajak sekolah dan masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan. Lingkungan pendidikan diminta meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, sementara masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan di lingkungannya.
“Pencegahan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat. Sekolah, masyarakat, dan keluarga harus berjalan beriringan,” tambah Suyudi.
BNN berharap dengan kewaspadaan sejak dini, penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda dapat ditekan, sehingga mereka dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan produktif.(jp)




