JAKARTA, GEMADIKA.com – PT Pertamina (Persero) resmi mengumumkan penunjukan Hasan Nasbi, mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan, sebagai anggota baru dewan komisaris. Keputusan strategis ini efektif berlaku sejak 11 September 2025 dan menandai babak baru kepemimpinan di perusahaan energi terbesar Indonesia.

Nama Hasan Nasbi kini telah resmi tercantum dalam jajaran Dewan Komisaris Pertamina pada situs resmi perusahaan. Penunjukan ini memiliki landasan hukum yang kuat berdasarkan SK Menteri BUMN Nomor SK-247/MBU/09/2025 dan SK Direktur Utama PT Danatara Aset Manajemen Nomor SK-055/DIDAM/DO/2025 selaku pemegang saham Pertamina.

Pengumuman Resmi Pertamina

“Hasan Nasbi ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero),” demikian keterangan tertulis dalam profil resmi yang dipublikasikan Pertamina, Jumat (19/9/2025).

Keputusan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam melakukan rotasi dan penyegaran di jajaran pimpinan BUMN strategis, khususnya di sektor energi yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Profil dan Rekam Jejak Hasan Nasbi

Hasan Nasbi dikenal luas sebagai tokoh komunikasi dan politik yang memiliki pengalaman ekstensif di berbagai bidang strategis. Sebelum ditunjuk sebagai komisaris Pertamina, ia pernah menjabat sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) dan sangat aktif dalam merancang berbagai kegiatan strategi komunikasi publik.

Baca juga :  Semarang Siapkan Heritage Tour Religi untuk Sambut Peserta MTQ Nasional XXXI 2026

Latar belakang profesionalnya yang kaya meliputi pengalaman panjang di bidang media, riset politik, dan manajemen komunikasi. Kombinasi keahlian ini dinilai sangat tepat untuk memperkuat strategi komunikasi serta meningkatkan tata kelola di tubuh Pertamina.

Pengangkatan Hasan Nasbi juga mencerminkan upaya pemerintah untuk menghadirkan sosok yang memahami dinamika komunikasi publik dan memiliki kapasitas untuk mengelola isu-isu strategis yang kerap dihadapi perusahaan energi nasional.

Strategi Penyegaran BUMN

Penunjukan Hasan Nasbi merupakan bagian integral dari langkah Kementerian BUMN untuk melakukan penyegaran komprehensif di jajaran komisaris Pertamina. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan kinerja BUMN strategis melalui penguatan kapasitas pengawasan dan tata kelola perusahaan.

Baca juga :  Residivis Curanmor Bobol Rumah Lewat Atap, Berhasil Dibekuk Tim URC Polres Grobogan

Pemerintah menaruh harapan besar terhadap kehadiran Hasan Nasbi untuk memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pengawasan, meningkatkan transparansi, serta mengoptimalkan tata kelola perusahaan energi terbesar di Indonesia tersebut.

Keputusan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan figur-figur yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi untuk memimpin BUMN di era transformasi energi yang sedang berlangsung.

Tantangan dan Ekspektasi

Sebagai komisaris baru, Hasan Nasbi diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman komunikasi strategisnya untuk membantu Pertamina menghadapi berbagai tantangan, mulai dari transisi energi, digitalisasi, hingga peningkatan daya saing di pasar global.

Keahliannya dalam mengelola komunikasi publik juga diharapkan dapat membantu Pertamina dalam membangun citra positif dan memperkuat hubungan dengan berbagai stakeholder, baik di tingkat domestik maupun internasional. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami