JAKARTA, GEMADIKA.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, menyoroti maraknya gerakan “Stop tot tot wuk wuk” yang tengah viral di media sosial. Gerakan ini lahir sebagai bentuk protes masyarakat terhadap perilaku arogan sejumlah pengguna jalan, terutama pejabat publik, yang menggunakan fasilitas pengawalan, sirine, dan strobo secara berlebihan.

Prasetyo menegaskan bahwa pejabat publik wajib mematuhi aturan dan tidak semena-mena dalam menggunakan fasilitas tersebut di jalan raya.

“Saya mengingatkan agar pejabat publik lebih memperhatikan kepatuhan terhadap aturan saat menggunakan pengawalan, sirine, dan strobo. Jangan sampai fasilitas itu dipakai sewenang-wenang sehingga mengganggu masyarakat,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Baca juga :  Sekolah Rakyat Buka 3.053 Formasi Guru PPPK 2026, Ini Syarat Lengkap dan Jadwal Seleksiny

Fenomena “Stop tot tot wuk wuk”

Gerakan “tot tot wuk wuk” ramai diperbincangkan warganet karena menyoroti kesan arogansi pengendara, termasuk pejabat, yang memanfaatkan pengawalan hingga melanggar tata tertib lalu lintas. Unggahan terkait gerakan ini menjadi viral di berbagai platform media sosial dalam sepekan terakhir.

Seruan Kepatuhan dan Keteladanan

Prasetyo menekankan bahwa pejabat publik semestinya menjadi teladan, termasuk dalam hal tertib berlalu lintas. Ia mengingatkan agar penggunaan sirine dan strobo benar-benar disesuaikan dengan aturan yang berlaku serta kebutuhan mendesak, bukan untuk kepentingan pribadi.“Pejabat harus jadi contoh. Kalau memang ada keperluan resmi dan mendesak, silakan gunakan sesuai aturan. Tapi kalau tidak, jangan. Jangan sampai justru menimbulkan antipati di masyarakat,” tegasnya.

Baca juga :  Dada Terasa Terbakar? Ini 10 Penyebabnya, dari GERD hingga Serangan Jantung

Dengan imbauan ini, pemerintah berharap fenomena “Stop tot tot wuk wuk” bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan pejabat dan masyarakat dalam berlalu lintas. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami