MOJOKERTO, GEMADIKA.com – Kasus mutilasi yang terjadi di kawasan jurang Sendi, Pacet, Mojokerto, menggemparkan warga pada akhir pekan. Polres Mojokerto bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku yang diduga membunuh sekaligus memutilasi korbannya, sebelum membuang potongan tubuh ke jurang Pacet Selatan.

foto istimewa

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, memastikan pihaknya juga sudah mengidentifikasi korban. Potongan tubuh yang ditemukan pada Sabtu (6/9/2025) diketahui milik Tiara Angelina Saraswati (25), warga Lamongan.

“Terduga pelaku berhasil ditangkap di kawasan Lidah Wetan, Surabaya, pada Sabtu malam. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan intensif,” ujar AKBP Ihram, dikutip dari Inilah.com.

Identitas Korban

Tiara merupakan lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) jurusan Manajemen. Usai menyelesaikan studi, ia tinggal di Surabaya. Informasi sementara menyebutkan korban dan pelaku memiliki hubungan suami-istri siri. Mirisnya, korban diduga tengah hamil ketika peristiwa keji ini terjadi.

Baca juga :  Jelang 60 Tahun Hubungan, RI–Singapura Perkuat Kerja Sama Digital dan Energi Hijau

Polisi sempat mendatangi rumah orang tua korban di Lamongan, namun rumah dalam keadaan terkunci dan tidak terlihat aktivitas di dalamnya.

Kronologi Penemuan

Kasus mutilasi ini terungkap setelah warga menemukan sedikitnya enam potongan tubuh manusia yang tercecer di semak-semak jurang Pacet Selatan. Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke aparat kepolisian.

Polisi segera memasang garis polisi di lokasi dan melakukan penyisiran. Polda Jatim juga menerjunkan anjing pelacak K-9 untuk mencari potongan tubuh lainnya serta barang bukti pendukung.

Langkah Lanjut Polisi

Kapolres Mojokerto menegaskan kasus ini akan dipaparkan secara resmi kepada publik pada Minggu (7/9/2025). Saat ini, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi masih berlangsung.

Baca juga :  Hubungan Arab–Israel Makin Erat, Iron Dome Dikirim ke UEA di Tengah Konflik Iran

“Kasus ini sangat menyita perhatian masyarakat. Kami mengimbau warga tetap tenang dan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” kata AKBP Ihram.

Respon Warga

Peristiwa mutilasi sadis ini membuat warga sekitar Pacet terkejut dan cemas. Sejumlah warga menilai kasus ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan pendatang yang tidak jelas identitasnya.

Kasus ini diperkirakan akan menyita perhatian besar publik Jawa Timur, tidak hanya karena kekejamannya, tetapi juga dugaan adanya hubungan rumah tangga antara korban dan pelaku.(j)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami