BANGKALAN, GEMADIKA.com- Buntut dari pengerjaan yang di duga asal-asalan oleh CV Al-Islah dalam proyek peningkatan jalan Arosbaya-Campor saat ini memasuki babak pemanggilan dinas terkait dan pihak kontraktor untuk melaksanakan rapat evaluasi di ruang rapat komisi III DPRD Kab. Bangkalan.

Dalam hal ini Ketua Komisi III DPRD Bangkalan, Reza Teguh Wibowo menekankan kepada kontraktor pelaksana untuk lebih serius lagi mengerjakan jalan Arosbaya-Campor.

“Hasil sidak kita kemarin menemukan buruknya kualitas pengerjaan proyek jalan Arosbaya Campor, kami mewakili masyarakat untuk segera di tindak lanjuti sesuai dengan RAB yang ada,” ungkap pria yang akrab di sapa Reza. Senin, (09/09/25).

Reza menambahkan, saat perbaikan di titik-titik jalan bermasalah kemarin Komisi III tidak menginginkan perbaikan jalan hanya di overlay.

“Agar jalan tidak bergelombang dan ketebalan aspal tetap terjaga, kami tidak mau kalau hanya di overlay, minimal di lubangi dulu atau di scrab ulang. Intinya 9CV Al-Islah harus bertanggung jawab penuh atas pengerjaan ini dan di selesaikan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Baca juga :  Sindikat SIM Card Ilegal Dibongkar! 25 Ribu Kartu Disita, Data NIK Dicuri dari Dark Web

Mengacu pada titik STA 2.250, PUPR Bangkalan dan pihak Kontraktor bersedia menormalisasi drainase yang di lalui proyek Arosbaya Campor.

“Berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat untuk drainase di titik STA 2.250 itu di cross ulang dan akan Diberikan box culvert selebar 60 cm,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan Rizal Mardiansyah menjelaskan, pengerjaan jalan Arosbaya Campor masih sepenuhnya tanggung jawab CV dan belum di serahkan ke PUPR.

“Atas temuan kemarin kami mendapat masukan dari Komisi III dan kami akan melakukan penghitungan sesuai kontrak yang di sepakati bersama antara CV Al Islah dan PUPR,” jelasnya.

Sementara ini PUPR akan lakukan audit ulang terhadap pengerjaan di lapangan (opname) terkait dengan pelaksanaan di lapangan.

Baca juga :  Bantu Masyarakat Pahami Proses Mekanisme Kehilangan STNK. KB Samsat Bangkalan Tunjukan Sikap Humanis dan Profesional

“Jika di temukan, secara teknis nantinya bisa dilakukan pengerjaan pitching dititik yang baru, kita scrub kemudian di hampar lagi agar lebih rata dan tidak bergelombang. Saat ini kita nunggu persetujuan teknis dari konsultan,” ujarnya.

Saat ini CV Al-Islah menjadi catatan untuk segera menyelesaikan kewajibannya, Atensi dari komisi untuk fokus di perbaiki jalan bergelombang dan kekurangan volume yang menjadi temuan kemarin.

“Dalam hal ini CV Al Islah menyanggupi masukan dari komisi untuk dilaksanakan, ini merupakan langkah awal audit dari PUPR sebelum di audit oleh BPK. Sebenarnya ini tidak banyak, hanya sport tertentu yang di perbaiki intinya mereka harus bertanggung jawab dengan hasil pengerjaan di lapangan,” tutupnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami