GROBOGAN, GEMADIKA.com – Banjir kembali melanda Kabupaten Grobogan setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat sejak Rabu Paing (22/10/2025) siang. Sedikitnya dua belas kecamatan terdampak luapan air, termasuk Desa Cikrong, Kecamatan Purwodadi, yang hingga Kamis (23/10/2025) siang masih terendam banjir.
Genangan air di Desa Cingkrong, tepatnya di RT 02 RW 04 Dusun Tegalgiling, belum juga surut sejak hujan turun pada Rabu siang. Ketinggian air di wilayah tersebut mencapai lutut orang dewasa, dan aktivitas warga pun terganggu karena sebagian rumah masih tergenang.

Salah satu warga setempat, Mbah Suparmin, menjelaskan bahwa banjir yang melanda kali ini merupakan banjir kiriman dari wilayah hulu.
“Air ini kiriman dari atas, bukan hujan di sini saja. Dari kemarin siang sampai sekarang belum juga surut,” tutur Mbah Suparmin saat ditemui tim Media Gemadika.com di lokasi banjir, Kamis (23/10/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada bantuan atau tindakan dari pemerintah desa untuk membantu warga terdampak.
“Belum ada bantuan dari desa. Rumah saya juga tergenang sampai lutut, jadi tidak bisa beraktivitas,” keluhnya.
Banjir ini membuat warga Dusun Tegalgiling harus tetap waspada karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur wilayah Grobogan dan sekitarnya. Selain merendam rumah warga, banjir juga mengganggu aktivitas harian masyarakat, termasuk akses jalan antar-dusun yang sulit dilalui kendaraan.
Pemerintah Kabupaten Grobogan diharapkan segera melakukan penanganan dan pendataan terhadap wilayah terdampak, mengingat jumlah kecamatan yang terendam mencapai dua belas wilayah dan kondisi air di beberapa titik belum menunjukkan tanda-tanda surut. (Joko P)




