GROBOGAN, GEMADIKA.com — Selasa, 12/05/2026 — Purwodadi bukan cuma soal wisata alam yang memukau. Kota kecil yang jadi ibu kota Kabupaten Grobogan ini ternyata juga menyimpan kekayaan kuliner yang sayang banget kalau dilewatkan begitu saja. Dari masakan berkuah segar hingga ayam panggang beraroma menggoda, berikut 4 kuliner khas Purwodadi yang wajib masuk daftar cicimanmu!
1. Garang Asem — Asam, Pedas, Gurih dalam Satu Bungkus Daun Pisang
Ini dia kuliner yang paling identik dengan Purwodadi. Garang asem adalah masakan berbahan daging ayam kampung yang dipotong-potong, diberi kuah dengan bumbu minimalis seperti cabai, tomat hijau, dan belimbing wuluh, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus. Proses pengukusan yang lama menjadikan ayamnya empuk dan kuahnya bercita rasa gurih, segar, pedas, dan asam sekaligus.
Garang asem khas Grobogan hadir dalam dua tipe yang bisa dikenali dari warna kuahnya, ada yang bening dan ada yang keruh. Keduanya sama-sama lezat! Salah satu tempat yang paling legendaris untuk menikmati garang asem adalah Rumah Makan Raharjo di pusat kota Purwodadi, sudah banyak pejabat dan selebritis yang pernah mampir ke sini.
2. Swike — Kuliner Ikonik yang Sudah Eksis Sejak 1901
Nah, ini yang bikin Purwodadi beda dari kota lain. Swike adalah masakan berbahan kodok yang berasal dari budaya kuliner Tionghoa dan sudah eksis sejak tahun 1901. Di sepanjang jalan utama Purwodadi, deretan warung Swike selalu ramai pembeli.
Dalam penyajiannya, swike memiliki cita rasa yang gurih, lembut, dan kaya rempah-rempah. Bagi yang tidak mengonsumsi kodok, di Grobogan kini juga tersedia varian swike berbahan dasar ayam sebagai pilihan halal yang tak kalah lezat. Jadi semua orang tetap bisa ikut menikmati kuliner legendaris satu ini!
3. Ayam Pencok — Ayam Bakar dengan Sambal yang Bikin Ketagihan
Ayam Pencok dibuat dari ayam kampung yang dibakar merata di atas bara api dalam waktu yang lama, menghasilkan cita rasa yang khas dan berbeda dari ayam panggang lainnya. Biasanya disajikan dengan nasi, sambal urap, dan kudapan bisa dinikmati dalam kondisi disuwir maupun utuh.
Sambal pencok yang dihidangkan bersamanya terbuat dari parutan kelapa muda, cabai, terasi, bawang, dan kencur, perpaduan yang bikin lidah susah berhenti. Kuliner ini punya sejarah unik karena awalnya merupakan hidangan sesaji di makam Mbah Ro Dukun di kompleks wisata Bledug Kuwu, sebelum akhirnya populer dan jadi ikon kuliner Desa Kuwu. Kamu bisa mencicipinya di Warung Makan Mbak Dami, Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan.
4. Sayur Becek — Kuah Iga yang Hangat dan Ngangenin
Sayur Becek adalah masakan berbahan tulang iga sapi yang direbus dengan bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, dan cabai. Ditambahkan daun kedondong dan daun dayakan yang membuat rasa sayur ini sangat khas. Berbeda dengan sup iga biasa, sayur becek disajikan langsung bersama nasi dengan siraman kuah yang melimpah, itulah ciri khasnya.
Rasanya? Gurih, hangat, dan cocok banget dinikmati kapan saja, baik saat makan siang maupun malam. Kalau mau cari yang paling enak, langsung meluncur ke Warung Makan Putra 45 di Jalan Sudirman, Purwodadi
Itulah 4 kuliner khas Purwodadi Grobogan yang wajib kamu coba. Harganya pun ramah di kantong, jadi nggak perlu khawatir soal budget. Sudah siap berburu kuliner di Purwodadi?




