GROBOGAN, GEMADIKA.com – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Toroh sejak Selasa sore (21/10/2025) hingga Rabu (22/10/2025) menenggelamkan harapan puluhan keluarga di Desa Katong, Kabupaten Grobogan. Luapan Kali Serang mengubah rumah-rumah warga menjadi kolam raksasa dengan genangan mencapai setinggi dada orang dewasa.

Tengah malam yang seharusnya sunyi, justru menjadi awal petaka. Sekitar pukul 23.00 WIB, air mulai naik dengan cepat. Sirine peringatan dari Bendungan Sedadi meraung-raung tiga kali, memecah keheningan dan membangunkan warga yang tertidur pulas.

Kepala Desa Katong, Sukarsono, mengenang momen mencekam tersebut dengan wajah penuh kekhawatiran.

“Air mulai naik cepat sejak tengah malam, bahkan sirine dari Bendungan Sedadi berbunyi tiga kali sebagai tanda peringatan dini,” ujarnya saat ditemui di lokasi banjir.

Dusun Jetis Terparah, 79 Keluarga Mengungsi

Dusun Jetis menjadi wilayah yang paling parah terdampak. Sebanyak 79 Kepala Keluarga (KK) harus berjibaku menyelamatkan harta benda mereka dari terjangan air cokelat yang terus naik. Wilayah terdampak meliputi:

  • RW 04: RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04
  • RW 05: RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 05
Baca juga :  Desa Tambirejo Gelar Rakor Bulanan, Kades Yakup Tegaskan: Layani Masyarakat dengan Hati, Bukan Sekadar Administrasi!

Tak hanya Dusun Jetis, genangan juga melanda Dusun Katong, Dusun Kembangan, dan Dusun Ketanggan. Rumah-rumah di wilayah rendah terendam, memaksa warga berbondong-bondong memindahkan perabotan, elektronik, dan barang berharga ke lantai atas atau tempat yang lebih tinggi.

Jalan Utama Terputus, Akses Terisolasi

Kondisi semakin pelik ketika jalan utama penghubung Sedadi–Katong terputus total. Genangan air sedalam pinggang hingga dada orang dewasa membuat kendaraan tak bisa melintas. Warga yang ingin keluar-masuk desa terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jauh lebih panjang.

Hingga Rabu sore (22/10/2025), air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Yang lebih memprihatinkan, hujan kembali mengguyur wilayah tersebut, seakan menambah beban yang sudah berat bagi warga.

Baca juga :  Dandim Grobogan Beserta Forkopimda Ikuti Peluncuran Koperasi Merah Putih Oleh Presiden RI Secara Daring

Imbauan Kepala Desa: Tetap Waspada

Sukarsono mengimbau seluruh warga untuk tetap siaga dan tidak lengah.

“Kami imbau warga untuk tetap waspada dan siaga. Debit air bisa saja kembali meningkat, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah ini. Kami harap cuaca segera membaik agar air cepat surut dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkas Sukarsono.

Pemerintah Desa Katong bersama relawan dan warga saat ini terus melakukan pemantauan kondisi lapangan. Tim siaga bencana bergerak cepat memastikan keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak. Bantuan logistik juga disiapkan untuk disalurkan kepada keluarga yang terdampak paling parah.

Warga diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan siap mengungsi jika situasi memburuk. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami