BATU BARA, GEMADIKA.com – Lapangan upacara UPT SMP Negeri 1 Talawi dipenuhi ratusan siswa pada Senin (13/10/2025) pagi.
Mereka mengikuti upacara bendera yang kali ini istimewa karena dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku, Soetopo Berutu.
Upacara yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB di Jalan Pendidikan, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, ini bukan sekadar rutinitas. Ada pesan penting yang ingin disampaikan: bahaya narkoba yang mengancam masa depan generasi muda Indonesia.
Seluruh siswa, guru, dan perangkat sekolah mengikuti upacara dengan khidmat. Suasana semakin serius ketika Kalapas Soetopo Berutu menyampaikan amanat yang menyentuh hati tentang pentingnya menjauhi narkoba.
Narkoba Ancaman Nyata bagi Generasi Muda
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya pencegahan bahaya narkotika di lingkungan pendidikan Kabupaten Batu Bara. Sebagai pemimpin lembaga pemasyarakatan, Soetopo Berutu telah menyaksikan sendiri bagaimana narkoba menghancurkan kehidupan banyak orang, termasuk anak muda.
Dalam amanatnya yang penuh semangat, Kalapas menegaskan bahwa narkoba bukan hanya sekadar merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan mental dan kehidupan sosial penggunanya.
“Narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mental dan sosial generasi muda. Pencegahan harus dimulai sejak dini, dari lingkungan keluarga hingga sekolah,” tegas Soetopo Berutu di hadapan peserta upacara.
Ia menjelaskan bahwa banyak kasus penyalahgunaan narkoba dimulai dari rasa ingin tahu yang salah, tekanan pergaulan, dan kurangnya pengawasan dari orang tua serta lingkungan. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi kunci utama pencegahan.
Pendidikan dan Karakter Jadi Benteng Utama
Kalapas Labuhan Ruku mengajak seluruh siswa untuk membentengi diri dengan fokus belajar, disiplin, dan memilih pergaulan yang positif. Ia menekankan bahwa masa remaja adalah masa yang penuh tantangan, di mana anak-anak muda mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar.
Menurutnya, pendidikan yang berkualitas dan pembentukan karakter yang kuat adalah senjata paling ampuh dalam menghadapi berbagai godaan, termasuk narkoba. Dengan bekal ilmu pengetahuan dan mental yang tangguh, para siswa akan mampu membuat keputusan yang tepat untuk masa depan mereka.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Masa depan Indonesia ada di tangan kalian. Jangan sampai masa depan cerah itu hancur hanya karena terjerumus dalam narkoba,” pesannya kepada ratusan siswa yang hadir.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Plt. Kepala Sekolah UPT SMP Negeri 1 Talawi, Mahmuda, S.Pd., menyambut baik kehadiran Kalapas Labuhan Ruku. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi atas perhatian serta kesediaan Kalapas memberikan pembinaan langsung kepada para siswa.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pesan moral yang disampaikan Bapak Kalapas. Hal ini menjadi pengingat penting bagi kami semua untuk lebih waspada dan peduli terhadap bahaya narkoba di lingkungan sekolah,” ujar Mahmuda.
Menurut Mahmuda, kehadiran aparat penegak hukum seperti Kalapas di lingkungan sekolah memberikan efek positif. Para siswa menjadi lebih memahami konsekuensi nyata dari penyalahgunaan narkoba, bukan hanya dari buku pelajaran, tetapi dari orang yang langsung berhadapan dengan kasus-kasus tersebut setiap hari.
Penandatanganan Komitmen Bersama Anti Narkoba
Untuk memperkuat komitmen, acara dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas anti narkoba. Pakta ini ditandatangani oleh perwakilan pihak sekolah, siswa, dan orang tua sebagai simbol kesepakatan bersama dalam memerangi narkoba.
Penandatanganan komitmen ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi pengingat konkret bahwa pencegahan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Sekolah, keluarga, dan aparat penegak hukum harus bersinergi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih dari narkoba dan pengaruh negatif lainnya.
Komitmen Lapas untuk Terus Berperan Aktif
Melalui kegiatan sosialisasi seperti ini, Lembaga Pemasyarakatan Labuhan Ruku menegaskan komitmennya untuk tidak hanya bertugas di dalam tembok penjara, tetapi juga turun langsung ke masyarakat.
Edukasi dan pencegahan jauh lebih baik daripada harus berurusan dengan akibat penyalahgunaan narkoba. Karena itu, Lapas Labuhan Ruku akan terus aktif memberikan pembinaan, edukasi, dan sosialisasi, terutama di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Kegiatan serupa direncanakan akan dilakukan secara berkala di berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Batu Bara sebagai upaya preventif yang berkelanjutan. (W.Ardiansyah)




