GROBOGAN, GEMADIKA.com — Ledakan terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Senin (6/10/2025) sore. Akibat peristiwa tersebut, sejumlah karyawan dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Para korban saat ini tengah dirawat di RS Permata Utama Purwodadi. Berdasarkan informasi sementara, jumlah korban luka mencapai 11 orang, namun data tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, membenarkan adanya insiden ledakan di SPBE tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.
“Iya betul, sudah dalam penanganan kami. Untuk jumlah korban masih kami cek,” ujar AKP Rizky Ari Budianto saat dikonfirmasi, Senin malam.
“Penyebabnya masih kami cek,” imbuhnya.
Sementara itu, pantauan di lokasi sekitar pukul 22.30 WIB menunjukkan situasi sudah mulai normal. Sejumlah truk pengangkut gas elpiji tampak terparkir di area depan SPBE, dengan penjaga masih bersiaga di pintu gerbang.
Salah satu keluarga korban, Nining, mengungkapkan bahwa keponakannya termasuk di antara para korban yang mengalami luka akibat ledakan tersebut.
“Keponakan saya kerja di situ (SPBE). Katanya ada 11 orang korbannya. Ada luka di tangan, sudah mau pulang. Rumahnya di Bringin, Kecamatan Godong,” ungkap Nining saat ditemui di RS Permata Utama. (di kutip dari muria news)
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBE Putat, Samekto, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Polisi masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan penyebab pasti terjadinya ledakan di fasilitas pengisian gas tersebut.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan