NAGAN RAYA,GEMADIKA.com – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2025 Masehi, Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya menggelar acara penuh makna di halaman kantor Disdik setempat, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Selasa (14/10/2025).
Selain menggelar kegiatan zikir bersama, acara tersebut juga diwarnai dengan penyerahan santunan kepada 116 anak yatim piatu.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan religius dan sosial.
“Dalam memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, selain dimeriahkan oleh 9 group zikir tingkat SD di ruang lingkup Disdik itu, juga menyantuni 116 orang anak yatim piatu,” kata Kadis.

Zulkifli menambahkan, peringatan Maulid Nabi kali ini juga diwarnai dengan 66 hidang meulapeh, tradisi khas masyarakat Aceh yang menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur.
“Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dimeriahkan oleh 66 hidang meulapeh untuk maulid kepada Rasulullah SAW itu. Alhamdulillah acara pun berlangsung dengan sukses dan meriah,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan, SH, MH yang diwakili oleh Wakil Bupati Raja Sayang, turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk memperkokoh keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momentum bersejarah, serta menggembirakan bagi umat Islam, karena memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai rasul terakhir yang diutus oleh Allah SWT di permukaan bumi ini,” kata Raja Sayang.
Wabup juga menekankan bahwa makna Maulid Nabi bukan sekadar perayaan, namun menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan memperdalam nilai-nilai keislaman.
“Oleh karena itu, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekedar untuk merayakan saja, tapi dapat memetik hikmah dan pelajaran dari kisah perjuangan baginda Rasul dalam membawa umatnya dari alam jahiliyah kepada alam yang berilmu pengetahuan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid sebagai momen memperbaiki akhlak dan memperkuat ukhuwah.
“Dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, marilah kita memperbaiki dan menata kembali akhlak kita semua, agar kita menjadi insan yang dicintai oleh Nabi Muhammad SAW,” sambungnya.
Di akhir sambutannya, Raja Sayang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan, kepala sekolah, serta tenaga pendidik yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih, serta penghargaan setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan, para kepala sekolah serta para tenaga pendidik yang telah berpartisipasi aktif serta bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Dinas Pendidikan,” tutupnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan bagi seluruh umat.(Rahmat P Ritonga)




