GROBOGAN, GEMADIKA.com – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-126 Kodim 0717/Grobogan melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah salah satu perajin wayang kulit, Bapak Pujio, di Dusun Krajan, Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapten Czi Asrofi, selaku Perwira Koordinator Lapangan Satgas TMMD, berdialog langsung dengan Bapak Pujio untuk melihat dan mempelajari proses pembuatan kerajinan wayang kulit yang menjadi warisan budaya Jawa.
Menurut Bapak Pujio, proses pembuatan wayang kulit memerlukan ketelitian dan keterampilan tinggi.
“Wayang kulit dibuat dari kulit kerbau atau sapi yang telah diproses dan diukir dengan motif tertentu. Kulit direndam, dikerok hingga halus, lalu dijemur sampai kering. Setelah itu digambar pola dan diukir sesuai karakter wayang, kemudian diberi warna dengan teknik sungging dan dipasangi gagang dari tanduk kerbau,” jelasnya.

Sementara itu, Kapten Asrofi memberikan apresiasi atas usaha kreatif yang dikembangkan warga tersebut.
“Usaha ekonomi kreatif seperti yang dilakukan Bapak Pujio ini sangat bagus untuk meningkatkan ekonomi warga sekitar, karena mampu menciptakan peluang kerja bagi masyarakat desa,” ungkapnya.
Selain sebagai produk seni bernilai tinggi, kerajinan wayang kulit juga menjadi media pelestarian budaya dan sarana edukasi masyarakat. Wayang digunakan dalam berbagai pertunjukan tradisional yang mengisahkan kisah-kisah klasik seperti Ramayana dan Mahabharata.
Kegiatan anjangsana ini menjadi bagian dari pendekatan sosial Satgas TMMD dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.




