GROBOGAN, GEMADIKA.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 TA. 2025 Kodim 0717/Grobogan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun desa secara menyeluruh. Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, Satgas TMMD juga aktif mengedukasi masyarakat melalui kegiatan penyuluhan hukum dengan tema “Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme.”

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, pada Senin (20/10/2025), dihadiri langsung oleh Danramil 12/Tegowanu Kapten Inf Muhammad Najib selaku pemateri utama.

Dalam penyampaiannya, Kapten Najib menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya laten radikalisme yang dapat mengancam keamanan dan persatuan bangsa.

foto istimewa

“Paham radikalisme dan terorisme bisa menyusup ke berbagai lini kehidupan, bahkan di lingkungan sekitar kita. Oleh karena itu, masyarakat harus memiliki pemahaman yang kuat, agar tidak mudah terpengaruh dan dapat segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan,” ujarnya.

Selain memberikan pemahaman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat desa dalam menghadapi ancaman ideologi yang menyesatkan.

Di tempat terpisah, Pasiter Kodim 0717/Grobogan Kapten Inf Moh Jumar menjelaskan bahwa penyuluhan tersebut merupakan bagian penting dari misi TMMD. Program ini tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga memperkokoh ketahanan sosial dan keamanan warga.

“Penyuluhan ini disambut baik tokoh masyarakat Desa Karangharjo. Mereka merasa lebih memahami tanda-tanda penyebaran paham radikal serta langkah-langkah yang harus diambil jika menemukan indikasi terorisme di sekitar mereka,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya radikalisme, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami