GROBOGAN, GEMADIKA.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Kodim 0717/Grobogan Tahun 2025 di Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, direncanakan akan ditutup pada Kamis, 6 November 2025 mendatang.

Menjelang penutupan tersebut, sejumlah persiapan terus dilakukan di berbagai titik, seperti area sekitar lapangan upacara, balai desa, dan lokasi peresmian jalan penghubung antara Dusun Bogor Aji menuju Dusun Wadak. Pemasangan umbul-umbul, banner, serta tenda juga dilakukan sebagai bagian dari persiapan upacara penutupan TMMD, Rabu (5/11/2025).

Jelang penutupan, Anggota Satgas TMMD dan Warga laksanakan Kerja bakti.

Partisipasi aktif masyarakat disambut baik oleh Satgas TMMD. Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD ke-126, Kapten Inf Wiyono, menyampaikan bahwa keberhasilan program TMMD tidak lepas dari peran serta semua pihak, termasuk TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

“Sejak pagi hari, warga tampak antusias melakukan berbagai persiapan. Ada yang membersihkan rumput lapangan, sementara yang lain sibuk memasang umbul-umbul di sepanjang jalan menuju lokasi acara. Umbul-umbul yang berwarna-warni dan dipasang di sepanjang jalan desa akan menambah semarak dan suasana perayaan penutupan TMMD,” tambah Dan SSK.

Baca juga :  Kirab Budaya Dusun Sinawah Berlangsung Sakral dan Meriah, Warga Lestarikan Tradisi Leluhur

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan acara penutupan TMMD yang rencananya akan dihadiri oleh pejabat Kodam IV/Diponegoro, Forkopimda, dan masyarakat setempat.

“Persiapan yang matang dan terencana adalah kunci keberhasilan upacara penutupan. Dengan melakukan persiapan yang komprehensif, baik dari segi teknis, logistik, maupun peserta, upacara penutupan TMMD akan berjalan dengan lancar, khidmat, dan efektif,” pungkas Kapten Wiyono.

Sementara itu, Kepala Desa Karangharjo H. Sujono menerangkan bahwa kerja bakti bersama ini merupakan bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana seluruh unsur masyarakat terlibat aktif dalam penyiapan upacara penutupan.

Baca juga :  Nama dan Data Pribadi Diduga Tersebar, Bagas Pamenang Lapor ke Polda Jateng

“Kami berharap setelah penutupan TMMD nanti, semangat gotong royong ini tidak berhenti, tetapi terus dijaga untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga,” tambah Kades.

“Kami sangat senang dan bangga bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. TMMD banyak membantu desa kami, jadi wajar kalau kami juga ikut mensukseskan penutupannya,” ujar H. Sujono.

Program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah desa, dan warga dalam mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera. (*)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami