BATU BARA – GEMADIKA.com – Pemerintah terus menggenjot revitalisasi pembangunan di satuan pendidikan di Kabupaten Batu Bara, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA). Program ini mencakup renovasi bangunan lama, pembangunan gedung baru, serta perbaikan infrastruktur penunjang pembelajaran.
Langkah revitalisasi ini dilakukan karena banyak bangunan sekolah yang sudah berusia tua dan memerlukan pembaruan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pendidikan.
“Revitalisasi satuan pendidikan adalah amanat konstitusi dan wujud nyata dari semangat mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar seorang pejabat pendidikan setempat.
Sejalan dengan semangat Asta Cita, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) melalui Menteri Pendidikan, Muti’, menekankan bahwa mulai tahun 2025, pelaksanaan revitalisasi satuan pendidikan dilakukan melalui mekanisme swakelola oleh sekolah.
“Mekanisme ini diharapkan mendorong efisiensi, transparansi, serta meningkatkan pemberdayaan lokal melalui serapan tenaga kerja dan penggunaan bahan bangunan lokal,” jelasnya.
Kepala Sekolah Basaruddin Nasution saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan, pihak sekolah telah membentuk panitia kerja pembangunan berdasarkan hasil musyawarah wali murid, masyarakat, dan komite sekolah.
“Sekolah merekrut tenaga kerja lokal (tukang) untuk melaksanakan pengerjaan revitalisasi. Semua dilakukan secara terbuka dan gotong royong,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsultan serta pengawas teknis ditunjuk sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang berlaku, serta telah menerima surat keputusan dari pihak sekolah.
Sementara itu, Ketua Komite SMA Negeri 1 Limapuluh, Drs. Ramlan Santoso, menyampaikan harapannya agar program revitalisasi ini dapat berjalan dengan baik dan sukses.
“Pelaksana panitia kerja sudah terbentuk dan pengawas pembangunan telah ditetapkan. Kami dari komite sekolah berharap seluruh proses berjalan sesuai rencana,” ucapnya saat diwawancarai di Kelurahan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (8/11/2025).
Melalui revitalisasi pendidikan ini, diharapkan Kabupaten Batu Bara dapat menjadi contoh penerapan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan kebijakan Kemendiknas dalam membangun sekolah yang layak, modern, dan berdaya saing untuk mencetak generasi unggul bangsa.(Jumaidi)




