JAKARTA, GEMADIKA.com – Elon Musk kembali menulis sejarah baru dalam dunia kekayaan global. Orang terkaya di planet ini resmi menjadi manusia pertama yang menembus angka fantastis USD600 miliar atau setara Rp10.653 triliun, didorong oleh melonjaknya valuasi perusahaan antariksa miliknya, SpaceX.

Menurut data Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersih Musk kini mencapai hampir USD638 miliar atau sekitar Rp10.653 triliun. Pencapaian luar biasa ini terjadi setelah SpaceX mencatatkan valuasi sekitar USD800 miliar dalam transaksi penjualan saham internal yang baru saja diselesaikan.

SpaceX Jadi Perusahaan Swasta Termahal di Dunia

Kesepakatan tersebut secara otomatis menjadikan SpaceX—perusahaan roket yang berpusat di Starbase, Texas—sebagai perusahaan swasta paling bernilai di seluruh dunia. Musk, yang merupakan pendiri sekaligus kepala eksekutif SpaceX, memiliki 42% saham perusahaan tersebut.

Kepemilikan Musk di SpaceX kini bernilai sekitar USD317 miliar setelah memperhitungkan diskon likuiditas yang biasanya diterapkan pada perusahaan tertutup atau belum go public. Angka ini menjadi kontributor terbesar dalam lonjakan kekayaan sang miliarder.

Bloomberg Billionaires Index mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya dalam sejarah pencatatan mereka, kekayaan seorang individu melampaui angka USD600 miliar. Sebuah pencapaian yang belum pernah diraih siapa pun sebelumnya.

Perjalanan dari USD4,8 Miliar hingga Hampir USD638 Miliar

Perjalanan Musk menuju puncak kekayaan dunia dimulai dari titik yang jauh lebih rendah. Ketika pertama kali masuk dalam Bloomberg Billionaires Index pada Mei 2013, kekayaan Musk tercatat hanya sekitar USD4,8 miliar.

Baca juga :  Menkeu Purbaya Targetkan Rupiah Kembali ke Rp15.000, Minta Pemain Valas Segera Lepas Dolar

Lompatan besar terjadi pada 2020, ketika Musk yang kini berusia 54 tahun pertama kali mencapai kekayaan USD100 miliar. Lonjakan tersebut seiring dengan melonjaknya nilai saham Tesla, perusahaan kendaraan listrik terkemuka di dunia tempat ia juga menjabat sebagai CEO.

Dalam kurun waktu kurang dari lima tahun, kekayaan Musk meningkat lebih dari enam kali lipat—sebuah pertumbuhan yang mencengangkan bahkan di kalangan para miliarder kelas dunia.

Potensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Kekayaan Musk masih berpotensi terus bertambah secara signifikan. Jika SpaceX berhasil melantai di bursa melalui penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) paling cepat pada 2026, dengan target valuasi mencapai USD1,5 triliun, nilai kepemilikan Musk diperkirakan akan melampaui USD625 miliar.

Angka tersebut akan membawa Musk semakin dekat menjadi triliuner pertama di dunia—sebuah gelar yang belum pernah ada dalam sejarah umat manusia.

SpaceX: Dari Roket hingga Internet Satelit

SpaceX saat ini merupakan pemain terbesar dan paling dominan di industri peluncuran roket orbit melalui wahana Falcon 9 yang telah terbukti andal. Selain bisnis peluncuran roket, perusahaan ini juga menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi lewat sistem satelit Starlink yang kini melayani jutaan pengguna di seluruh dunia.

Baca juga :  Komdigi Blokir Polymarket, Platform “Prediction Market” Dinilai Mengandung Unsur Judi Online

Pertumbuhan valuasi SpaceX terbilang sangat cepat. Perusahaan ini sebelumnya sempat dinilai sekitar USD400 miliar dalam penawaran sekunder pada Juli lalu. Dalam hitungan bulan, nilainya melonjak dua kali lipat menjadi USD800 miliar.

Belakangan, Musk juga aktif mempromosikan rencana ambisius pengembangan pusat data kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berbasis luar angkasa, yang diprediksi akan membuka peluang bisnis baru bernilai triliunan dolar di masa depan.

Dominasi di Berbagai Sektor Industri

Kekayaan Musk tidak hanya bersumber dari SpaceX. Ia juga memiliki kepemilikan mayoritas di Tesla, perusahaan kendaraan listrik terbesar di dunia, serta terlibat dalam berbagai perusahaan teknologi lainnya termasuk Neuralink (teknologi antarmuka otak-komputer), The Boring Company (infrastruktur terowongan), dan X (platform media sosial yang sebelumnya bernama Twitter).

Kombinasi kepemilikan di berbagai perusahaan teknologi masa depan inilah yang menjadikan Musk tidak hanya sebagai orang terkaya, tetapi juga salah satu figur paling berpengaruh dalam menentukan arah perkembangan teknologi global.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami