JAKARTA, GEMADIKA.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, masyarakat Indonesia mendapat kabar menggembirakan. Harga berbagai komoditas pangan strategis mengalami penurunan signifikan, membuat isi dapur lebih terjangkau untuk menyambut momen spesial bersama keluarga.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan tren penurunan harga pada hampir seluruh komoditas pangan utama. Data Panel Harga Bapanas yang dipantau pada Senin (23/12/2025) pagi menunjukkan penurunan harga mulai dari cabai, bawang, beras, hingga protein hewani.

Cabai dan Bumbu Dapur Turun Drastis

Kabar paling menggembirakan datang dari harga cabai yang kerap menjadi momok bagi ibu rumah tangga. Cabai rawit merah, yang sempat meroket dalam beberapa waktu terakhir, kini tercatat Rp63.290 per kilogram (kg) atau turun Rp3.423 dibandingkan hari sebelumnya.

Penurunan lebih drastis terjadi pada cabai merah keriting yang turun Rp8.347 menjadi Rp47.387 per kg. Sementara cabai merah besar mengalami penurunan paling signifikan, yaitu Rp10.847 menjadi Rp39.000 per kg.

Bumbu dapur lainnya juga ikut turun. Bawang merah kini dijual Rp39.821 per kg atau turun Rp8.303, sedangkan bawang putih bonggol turun Rp5.042 menjadi Rp32.964 per kg. Penurunan ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan hidangan spesial Natal dan Tahun Baru.

Beras Semua Jenis Kompak Turun

Komoditas pangan pokok seperti beras juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Bapanas, harga beras premium turun Rp671 menjadi Rp14.857 per kg, beras medium turun Rp482 menjadi Rp13.054 per kg, dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turun Rp268 menjadi Rp12.193 per kg.

Harga rata-rata beras medium secara nasional kini berada di angka Rp13.361 per kg, turun 13,8% dari Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional yang ditetapkan sebesar Rp13.500–Rp15.500 per kg.

Sementara itu, harga rata-rata beras premium mencapai Rp15.393 per kg, masih berada dalam rentang HET nasional Rp14.900–Rp15.800 per kg. Adapun beras SPHP Bulog terpantau di level Rp12.444 per kg, turun 7,82% dari HET nasional Rp12.500–Rp13.500 per kg.

Baca juga :  Lelang Kilat Tanker Iran Disorot, Benarkah Ada Pengaruh Amerika dalam Penegakan Hukum Maritim Indonesia?

Protein Hewani Lebih Murah

Bukan hanya sayuran dan beras, sumber protein hewani juga mengalami penurunan harga. Daging sapi murni kini dijual Rp131.167 per kg atau turun Rp4.358 dari hari sebelumnya.

Daging ayam ras turun Rp2.408 menjadi Rp37.556 per kg, sementara telur ayam ras turun Rp1.167 menjadi Rp30.394 per kg. Penurunan ini sangat membantu masyarakat yang ingin menyajikan menu protein untuk perayaan akhir tahun.

Komoditas ikan juga ikut turun. Ikan kembung tercatat Rp39.370 per kg (turun Rp3.871), ikan tongkol Rp33.033 per kg (turun Rp2.487), dan ikan bandeng Rp34.478 per kg (turun Rp1.498).

Namun, ada satu komoditas yang justru naik, yaitu daging kerbau beku impor yang naik Rp10.740 menjadi Rp95.000 per kg.

Minyak Goreng dan Kebutuhan Pokok Lainnya

Harga minyak goreng kemasan turun Rp774 menjadi Rp20.177 per liter, dan Minyakita turun Rp585 menjadi Rp16.965 per liter. Namun, minyak goreng curah justru naik tipis Rp278 menjadi Rp17.416 per liter.

Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula konsumsi turun Rp681 menjadi Rp17.361 per kg, dan garam konsumsi turun Rp965 menjadi Rp10.563 per kg. Tepung terigu kemasan turun Rp987 menjadi Rp11.894 per kg, sedangkan tepung terigu curah turun Rp636 menjadi Rp9.063 per kg.

Cabai Rawit Masih di Atas Harga Acuan

Meski mengalami penurunan, harga cabai rawit merah masih melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah. Secara rata-rata nasional, cabai rawit merah dibanderol Rp65.617 per kg atau naik 15,12% dari HAP nasional Rp40.000–Rp57.000 per kg.

Sementara cabai merah keriting masih berada dalam rentang HAP dengan harga rata-rata Rp52.916 per kg (HAP Rp37.000–Rp55.000 per kg). Adapun cabai merah besar dibanderol Rp45.771 per kg di tingkat konsumen.

Baca juga :  Bangkit Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp25.000 — Cek Daftar Harga Lengkap Semua Pecahan

Komoditas Lain yang Perlu Diperhatikan

Beberapa komoditas lain juga menunjukkan pergerakan harga yang perlu dicermati:

Jagung dan Kedelai:

  • Jagung pakan peternak tercatat Rp6.335 per kg (turun Rp673), dengan harga rata-rata nasional Rp6.783 per kg atau naik 16,95% dari HAP Rp5.800 per kg
  • Kedelai biji kering impor turun Rp715 menjadi Rp10.078 per kg, dengan rata-rata nasional Rp10.695 per kg atau turun 10,88% dari HAP Rp12.000 per kg

Bawang-bawangan:

  • Bawang merah rata-rata nasional Rp43.960 per kg, naik 5,93% dari HAP Rp36.500–Rp41.500 per kg
  • Bawang putih bonggol rata-rata Rp36.044 per kg, turun 9,89% dari HAP Rp38.000–Rp40.000 per kg

Minyak Goreng:

  • Minyak goreng kemasan rata-rata Rp20.440 per liter
  • Minyak goreng curah rata-rata Rp17.451 per liter
  • Minyakita rata-rata Rp17.377 per liter, masih melampaui HET Rp15.700 per liter

Protein Hewani (Rata-rata Nasional):

  • Daging ayam ras: Rp39.667 per kg
  • Telur ayam ras: Rp31.291 per kg
  • Daging sapi murni: Rp135.207 per kg
  • Daging kerbau segar lokal: Rp139.688 per kg
  • Daging kerbau beku impor: Rp102.575 per kg

Ikan (Rata-rata Nasional):

  • Ikan kembung: Rp43.626 per kg
  • Ikan tongkol: Rp34.880 per kg
  • Ikan bandeng: Rp34.374 per kg

Stabilitas Harga Jelang Nataru

Tren penurunan harga pangan ini menjadi sinyal positif menjelang momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pemerintah melalui Bapanas terus memantau dan memastikan stabilitas pasokan serta harga pangan tetap terjangkau di tengah peningkatan permintaan di musim liburan.

Masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dan membandingkan harga di berbagai tempat untuk mendapatkan harga terbaik. Dengan harga yang cenderung turun, ini adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan kebutuhan pangan jelang perayaan akhir tahun.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami