JAKARTA, GEMADIKA.com – Pesawat angkut CN-295 bernomor A-9204 milik Skadron Udara 2 TNI Angkatan Udara kembali melakukan misi kemanusiaan. Sebanyak 30 pengungsi dari Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, diterbangkan menuju Lanud Soewondo, Medan, Jumat (12/12/2024).
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan para pengungsi dievakuasi untuk mendapat perawatan medis dan tempat tinggal yang lebih layak.
“Tercatat ada 30 pengungsi dari Rembele yang kita berangkatkan ke Medan,” kata I Nyoman, dilansir Antaranews, Jumat.
Evakuasi Gelombang Kedua
Ini bukan kali pertama TNI AU menerbangkan pesawat yang sama untuk membantu korban bencana. Pada Selasa (9/12/2024), CN-295 sudah mengevakuasi 52 warga dari Rembele menuju Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh.
“Pada Selasa (9/12) pesawat yang sama telah mengevakuasi 52 warga dari Rembele ke Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh,” ungkap I Nyoman.
Misi Ganda: Evakuasi dan Distribusi Bantuan
Selain mengangkut pengungsi, pesawat CN-295 juga membawa logistik dalam jumlah besar. Tercatat 12.636 kilogram bahan makanan diangkut dari Lanud Soewondo untuk didistribusikan ke wilayah terdampak bencana.
“Pesawat CN-295 juga membawa 12.636 kilogram bahan makanan dari Lanud Soewondo untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sibolga seberat 8.176 kilogram dan Rembele seberat 4.460 kilogram,” jelas I Nyoman.
Kadispenau menegaskan seluruh armada pesawat angkut TNI AU masih terus beroperasi maksimal mengantarkan logistik ke berbagai wilayah bencana di Aceh dan Sumatera Utara.
Ia berharap bantuan yang terus mengalir dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah-wilayah terdampak.




