JAKARTA, GEMADIKA.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan manajemen talenta di lingkup Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dukungan ini disampaikan langsung oleh Kepala BKN, Prof. Zudan, dalam Rapat Ekspose Manajemen Talenta ANRI di Kantor Pusat BKN RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Prof. Zudan menilai manajemen talenta akan menentukan keberhasilan ANRI dalam mengelola arsip digital secara efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

Arsip Digital Kunci Percepatan Tata Kelola Pemerintahan

“Saya berharap implementasi manajemen talenta di ANRI bisa bergerak mewujudkan arsip-arsip digital. Dengan arsip digital, kita akan banyak melakukan percepatan dalam tata kelola pemerintahan,” jelasnya.

Menurut Prof. Zudan, manajemen talenta merupakan fondasi penting dalam menyiapkan ASN yang memiliki kompetensi, potensi, dan kinerja unggul sesuai kebutuhan organisasi.

BKN secara konsisten melakukan pendampingan kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam penerapan manajemen talenta. Hingga saat ini, sebanyak 125 instansi telah mengimplementasikan manajemen talenta.

“Melalui ekspose ini, kami berharap ANRI dapat segera menyusul instansi lain dengan memaksimalkan talenta-talenta terbaiknya,” ujar Prof. Zudan.

ANRI Siap Tindak Lanjuti Masukan BKN

Baca juga :  Ledakan Dahsyat Guncang Myanmar, Sedikitnya 55 Orang Tewas dan Puluhan Luka-Luka

Kepala ANRI, Dr. Mego Pinandito, menyampaikan bahwa ekspose manajemen talenta merupakan momentum penting bagi ANRI dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan. Ia mengapresiasi penilaian dan masukan dari pimpinan BKN sebagai bahan penyempurnaan implementasi manajemen talenta di lingkungan ANRI.

“Secara umum ekspose kami dinilai baik, meskipun masih terdapat sejumlah catatan yang perlu dilengkapi. Seluruh masukan dari pimpinan BKN akan segera kami tindak lanjuti agar manajemen talenta ANRI dapat sejajar dengan kementerian dan lembaga yang lebih dulu menerapkannya,” ungkapnya.

Fokus pada Kompetensi Digital Arsiparis

Sependapat dengan Kepala BKN, Dr. Mego Pinandito mengungkapkan bahwa manajemen talenta diarahkan untuk memastikan ketersediaan talenta ASN dengan kompetensi yang relevan, khususnya dalam mendukung pengelolaan arsip digital. Penguatan kompetensi pegawai, terutama arsiparis, menjadi kunci dalam mendorong pengelolaan arsip digital yang efektif dan berkelanjutan.

Sebagai dukungan sistem, ANRI telah mengembangkan Aplikasi Manajemen Talenta MENATA ANRI yang dimanfaatkan untuk pemetaan, pengembangan, dan penempatan talenta ASN berbasis data.

Kualitas Data ANRI Capai 99,99 Persen

Kesiapan data ANRI juga tercermin dari Indeks Kualitas Data yang mencapai 99,99 persen dengan predikat tinggi. Ini menjadi modal kuat dalam penerapan manajemen talenta secara objektif dan terukur.

Baca juga :  Mitos Air Dingin Bikin Lemak Membeku Usai Makan Daging, Dokter: Itu Tidak Benar

Dr. Mego juga menekankan pentingnya transformasi digital di ANRI dan kaitannya dengan pengelolaan arsip digital.

“Transformasi digital di ANRI sudah kami lakukan. Dalam konteks kearsipan, satu poin penting yang saat ini terus kami dorong adalah bagaimana mengelola arsip digital itu sendiri. Bagi para arsiparis, kompetensi digital menjadi sangat krusial karena hampir seluruh proses kearsipan bergerak ke arah digital,” tambah Kepala ANRI.

Hadiri Jajaran Pimpinan BKN

Rapat ekspose manajemen talenta ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN Dr. Rahman Adi, Plt Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN Jumiati, Direktur Pengawasan dan Pengendalian II Respanti Yuwono, Asesor Ahli Utama BKN Aris Windiyanto, dan Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat. (Selamet)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami