JAKARTA, GEMADIKA.com – Jenazah salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), Olen, kini telah dibawa ke rumah duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara, untuk disemayamkan sebelum prosesi pemakaman.
Informasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, saat dikonfirmasi pada Kamis (22/1/2026).
“Informasi yang kami dapatkan, jenazah korban dibawa ke rumah duka Grand Heaven, Pluit,” ujar Budi Hermanto.
Ia menjelaskan, jenazah Olen akan disemayamkan sementara di rumah duka tersebut. Namun, hingga kini pihak kepolisian masih belum memperoleh kepastian terkait lokasi pemakaman korban.
“(Lokasi pemakaman) masih simpang siur, nanti kami coba komunikasikan dengan keluarga,” imbuhnya.
Proses Penyerahan Jenazah
Sebelumnya, jenazah Olen diterbangkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Rabu (21/1/2026). Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) secara resmi telah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga di Kantor Biddokes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar, pada hari yang sama.
Dalam proses penyerahan tersebut, keluarga korban turut didampingi oleh pihak maskapai Indonesia Air Transport (IAT) guna memastikan seluruh prosedur berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.
Kronologi Kecelakaan Pesawat
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) siang, saat melayani penerbangan dengan rute Yogyakarta–Makassar.
Pesawat diketahui hilang kontak ketika berada di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Setelah dilakukan pencarian, pesawat tersebut dipastikan jatuh di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Puing-puing pesawat pertama kali ditemukan oleh tim pencari pada Minggu (18/1/2026).
Pesawat tersebut diawaki oleh 7 orang kru dan membawa 3 penumpang. Hingga saat ini, tiga korban telah berhasil ditemukan, sementara proses pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan