GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Genengsari, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) di Balai Desa Genengsari, Jumat (30/1/2026). Musdes mengusung tema Penguatan BUMDes “Noto Deso” sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi desa.

Kegiatan Musdes dihadiri Camat Toroh Indah beserta jajaran, Kepala Desa Genengsari Sardi, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Toroh Indah menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ia menyampaikan bahwa BUMDes harus dikelola secara terbuka agar dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat serta memberi manfaat nyata bagi perekonomian desa.

Baca juga :  Pemdes Kandangrejo Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng untuk Warga

“Transparansi adalah kunci utama. Pengelolaan BUMDes harus jelas, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kepala Desa Genengsari, Sardi, menjelaskan bahwa Musdes ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan arah pengembangan BUMDes Noto Deso ke depan. Ia berharap BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca juga :  Tangis Pecah di Polres Sragen, Pelaku Konten Pocong Viral Sungkem dan Minta Maaf ke Orangtua

“BUMDes Noto Deso diharapkan mampu dikelola secara profesional, melibatkan partisipasi masyarakat, serta benar-benar memberi dampak ekonomi bagi Desa Genengsari,” ungkapnya.

Melalui Musdes ini, Pemerintah Desa Genengsari berkomitmen memperkuat tata kelola BUMDes agar lebih transparan, produktif, dan berkelanjutan. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami