MAMASA, GEMADIKA.com – Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mulai mengambil langkah konkret untuk merevitalisasi salah satu destinasi unggulan daerah, Air Terjun Sarambu Liawan. Penataan ini bertujuan mentransformasi objek wisata di Kecamatan Sumarorong tersebut menjadi kawasan yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga menjamin keselamatan pengunjung.

Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meninjau langsung lokasi tersebut pada Rabu (21/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat teknis serta tim konsultan perencana guna memastikan pengembangan kawasan dilakukan secara terukur dan komprehensif.

Fokus pada Standar Keamanan

Penataan ulang ini dipicu oleh komitmen pemerintah untuk menghapus stigma rawan kecelakaan yang selama ini melekat pada lokasi wisata tersebut. Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa aspek keamanan adalah prioritas utama dalam desain pengembangan kawasan.

“Kita benahi Liawan menjadi tempat yang aman untuk dikunjungi. Target kita adalah masyarakat bisa menikmati keindahannya tanpa harus ada kekhawatiran akan keselamatan. Jangan sampai ada korban lagi,” ujar Welem Sambolangi di sela-sela peninjauan.

Pernyataan Bupati ini mengindikasikan bahwa sebelumnya pernah terjadi insiden kecelakaan di lokasi wisata tersebut, yang kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk diperbaiki.

Target Pembukaan Saat HUT Mamasa

Bupati menargetkan proses pembenahan ini dapat berjalan cepat sehingga pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamasa mendatang, Sarambu Liawan sudah siap dibuka kembali untuk masyarakat umum dengan wajah baru.

Kolaborasi Strategis dengan Konsultan Ahli

Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemkab Mamasa resmi menggandeng PT Anutapura Consultant sebagai mitra strategis dalam perencanaan dan perancangan kawasan wisata. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan cetak biru (blueprint) wisata yang representatif dan berkelanjutan.

Abd. Mursid, selaku perwakilan tim konsultan PT Anutapura Consultant, menyatakan kesiapannya untuk menerjemahkan visi pemerintah ke dalam rancangan teknis yang aplikatif.

“Fokus kami adalah menyelaraskan keindahan alam asli Sarambu Liawan dengan infrastruktur pendukung yang modern dan aman bagi wisatawan,” ungkap Abd. Mursid.

Pendekatan yang akan digunakan adalah mempertahankan keaslian dan keindahan alam Air Terjun Sarambu Liawan sambil menambahkan fasilitas pendukung yang memenuhi standar keselamatan internasional.

Aspek-Aspek yang Akan Dikembangkan

Meski detail rancangan belum diungkap secara lengkap, penataan ulang Sarambu Liawan diperkirakan akan mencakup beberapa aspek penting:

Infrastruktur Keselamatan:

  • Jalur pengunjung yang aman dengan pagar pembatas
  • Tangga dan jembatan dengan standar keamanan tinggi
  • Rambu peringatan dan petunjuk arah yang jelas
  • Area viewing point yang aman
  • Sistem drainase untuk mencegah area licin

Fasilitas Pendukung:

  • Area parkir yang memadai
  • Toilet dan musholla
  • Gazebo dan tempat istirahat
  • Warung makan dan souvenir
  • Pos keamanan dan kesehatan

Estetika dan Lansekap:

  • Penataan taman yang natural
  • Spot foto yang instagramable
  • Pencahayaan untuk kunjungan sore/malam
  • Signage dan branding yang menarik

Dukungan Lintas Sektor

Peninjauan lokasi ini juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan kunci yang menunjukkan keseriusan kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan destinasi wisata, di antaranya:

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa pengembangan Sarambu Liawan merupakan prioritas daerah yang melibatkan sinergi berbagai dinas dan stakeholder.

Bagian dari RIPOW Mamasa

Sebagai informasi, Air Terjun Sarambu Liawan merupakan satu dari tiga destinasi prioritas yang masuk dalam Rencana Induk Pengembangan Objek Wisata (RIPOW) Kabupaten Mamasa.

Status sebagai destinasi prioritas ini menunjukkan bahwa Sarambu Liawan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak utama pariwisata Mamasa. Pemerintah daerah menempatkan pengembangan destinasi ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sektor pariwisata.

Harapan Ekonomi Kreatif

Langkah pembenahan ini diharapkan mampu mendongkrak kembali angka kunjungan wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi kreatif di wilayah Sumarorong dan sekitarnya.

Dengan infrastruktur yang lebih baik dan jaminan keamanan yang terpercaya, diharapkan:

  • Meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara
  • Tumbuhnya usaha mikro di sekitar destinasi wisata
  • Penyerapan tenaga kerja lokal
  • Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD)
  • Promosi budaya dan produk lokal Mamasa

Revitalisasi Sarambu Liawan bukan hanya tentang memperindah destinasi wisata, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Komitmen Pariwisata Berkelanjutan

Pemkab Mamasa menunjukkan komitmen terhadap pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dengan mengedepankan tiga pilar utama: keselamatan pengunjung, pelestarian alam, dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Dengan pendekatan komprehensif yang melibatkan konsultan profesional dan kolaborasi lintas sektor, transformasi Sarambu Liawan diharapkan dapat menjadi model pengembangan destinasi wisata yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami