GROBOGAN,GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, menggelar lelang tanah kas desa (bondo deso) pada Selasa (25/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan pengawasan panitia serta dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat.
Sebelum proses lelang dimulai, panitia telah melakukan koordinasi dengan seluruh perangkat desa dan masyarakat guna memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan tertib. Sejumlah aturan juga telah ditetapkan dan disepakati bersama.

Dalam mekanismenya, peserta lelang diminta mengangkat tangan sebagai tanda penawaran. Bagi peserta yang telah memenangkan lelang, diwajibkan segera melakukan pelunasan sesuai batas waktu yang telah ditentukan panitia. Apabila pemenang tidak melunasi pembayaran hingga tenggat waktu, maka tanah kas desa tersebut secara otomatis akan dilelang ulang.
Camat Klambu, Rustamaji, dalam sambutannya berpesan agar seluruh peserta mengikuti proses lelang dengan tertib dan menjaga kondusivitas.
“Saya harap lelang ini berjalan tertib, jangan sampai ada gontok-gontokan atau hal-hal yang tidak kita inginkan. Semua harus mengikuti aturan yang sudah disepakati bersama,” tegasnya.
Selain itu, Camat juga mengingatkan bahwa dua minggu sebelumnya Desa Selojari telah menerima distribusi SPPT PBB (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan). Dengan demikian, masyarakat sudah dapat melakukan pembayaran pajak.
“SPPT PBB sudah dibagikan, jadi sudah bisa mulai bayar pajak. Jangan ditunda-tunda, nanti uangnya keburu terpakai untuk kebutuhan lain, apalagi menjelang Lebaran,” ujarnya sambil berseloroh, yang disambut tawa ringan para hadirin.
Sementara itu, Kepala Desa Selojari, Mustiah, menyampaikan bahwa lelang bondo deso merupakan agenda rutin desa sebagai upaya optimalisasi aset desa guna mendukung pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan proses lelang secara terbuka, adil, dan sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami ingin semua berjalan transparan. Hasil lelang ini nantinya akan kembali untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Selojari,” ujarnya.
Dengan pengawalan dari pihak kecamatan dan dukungan masyarakat, pelaksanaan lelang bondo deso diharapkan dapat berlangsung lancar serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.
(Tim Gemadika)




