GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan. Bertempat di Sekretariat Daerah, Jalan Gatot Subroto Nomor 6 Purwodadi, gerakan kolektif bertajuk Jumat Bersih resmi digelar serentak di seluruh wilayah kabupaten pada Jumat, 27 Februari 2026.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 pada 2 Februari 2026, yang menyerukan pelaksanaan gerakan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Rapi, dan Indah.

Permasalahan sampah bukan sekadar isu kebersihan. Tumpukan limbah rumah tangga kerap menimbulkan bau tak sedap, menyumbat saluran air, hingga memicu gangguan kesehatan masyarakat. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi merusak lingkungan sekaligus menurunkan kualitas hidup warga.

Baca juga :  Dua Motor Adu Banteng di Jalan Purwodadi–Solo, Pengendara Luka-Luka di Sukoharjo Grobogan

Karena itu, kepedulian dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci. Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi serta menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan aman.

Di tingkat desa, gerakan ini mendapat sambutan serius. Pemerintah Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, turut ambil bagian aktif dalam kegiatan Jumat Bersih.

Kepala Desa Tambirejo, Puspita Nianto, menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan arahan pemerintah pusat dan kabupaten.

“Pemerintah desa turut mengikuti arahan pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Grobogan. Instruksi sudah saya sampaikan kepada seluruh warga, khususnya di setiap dusun, agar melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di masing-masing RT dan RW,” tegasnya.

Baca juga :  Jelang Waisak 2570 BE, Ratusan Umat Buddha Ambil Api Dharma di Mrapen untuk Dibawa ke Borobudur

Partisipasi warga dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan, saluran air, hingga pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.

Gerakan Rutin Setiap Pekan

Tak berhenti pada 27 Februari 2026, kegiatan Jumat Bersih direncanakan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat. Pemerintah desa berharap, konsistensi gerakan ini mampu membangun budaya bersih yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga desa, Kabupaten Grobogan menargetkan terwujudnya lingkungan yang lebih asri, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Gerakan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah panggilan bersama untuk bertindak—demi masa depan lingkungan yang lebih baik.

(Joko Purnomo)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami