REMBANG, GEMADIKA.com – Sebuah insiden tak biasa terjadi di lingkungan Polres Rembang. Seorang tahanan kasus narkotika berinisial DWN (30) terpaksa harus dibantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) lantaran borgol yang dikenakannya mengalami kerusakan dan tidak dapat dibuka, sementara kondisi tahanan sudah mendesak ingin buang air besar (BAB).
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/1) sekitar tengah malam. DWN, yang merupakan tahanan baru dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, awalnya hendak menuju kamar mandi. Namun, saat petugas mencoba membuka borgol, hanya satu sisi borgol yang berhasil dilepas, sementara sisi lainnya tetap terkunci rapat.
Petugas Satresnarkoba Polres Rembang telah berupaya membuka borgol menggunakan berbagai cara manual, termasuk pelumasan. Namun, seluruh upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Petugas Damkar Rembang, Daniel Susetyawan, mengatakan pihaknya menerima permintaan bantuan dari Satresnarkoba Polres Rembang sekitar pukul 24.00 WIB.
”Sudah dicoba pakai minyak dan beberapa cara, tetapi tetap tidak bisa. Akhirnya diputuskan untuk memotong borgol menggunakan gerinda mini,” ujar Daniel saat dikonfirmasi Awak media melalui WhatsApp, Senin (2/2/2026).
Proses pelepasan borgol berlangsung sekitar satu jam dan dilakukan dengan sangat hati-hati. Petugas Damkar menerapkan teknik pemotongan bertahap dengan menghentikan gerinda secara berkala untuk mendinginkan logam, guna menghindari risiko luka bakar pada pergelangan tangan tahanan.
Berkat kehati-hatian petugas, borgol berhasil dilepas tanpa menimbulkan cedera sedikit pun pada DWN.
Kasatresnarkoba Polres Rembang, Iptu Dwi Agus Istiyono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kondisi saat itu cukup mendesak karena tahanan sudah tidak mampu menahan keinginan untuk ke toilet.
”Borgolnya rusak. Sudah beberapa kali dicoba dibuka menggunakan kunci, tetapi tetap tidak bisa. Karena situasi mendesak, kami akhirnya meminta bantuan Damkar,” jelas Agus saat ditemui di kantornya.
Agus menambahkan, borgol yang digunakan tergolong baru. “Modelnya borgol India. Masih baru, hanya saja mengalami kerusakan mekanis sehingga tidak dapat dibuka dengan kunci,” imbuhnya.
Usai borgol berhasil dilepas, DWN langsung menuju kamar mandi dan selanjutnya kembali ke sel tahanan untuk melanjutkan proses hukum atas kasus narkotika yang menjeratnya.




