JAKARTA, GEMADIKA.com – Kasus pembunuhan sadis terjadi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial MY (31), warga Tanjung Batu Kundur, Kabupaten Karimun, tega menghabisi nyawa mantan kekasih sesama jenisnya berinisial AS (22). Peristiwa tragis tersebut diduga dipicu rasa cemburu dan sakit hati setelah pelaku mengetahui korban telah memiliki pasangan baru.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku yang saat itu berada di Batam terlebih dahulu mencari tahu keberadaan korban melalui teman-temannya.

Setelah mengetahui aktivitas AS, MY mulai membuntuti korban. Korban sempat berada di sebuah minimarket, namun pelaku tidak langsung melakukan aksinya karena lokasi tersebut ramai oleh warga.

“Karena banyak orang di sekitar lokasi, tersangka tidak jadi melakukan aksinya,” ujar Kapolresta Barelang Anggoro Wicaksono, Rabu (11/3/2026).

Pelaku kemudian kembali mencari keberadaan korban yang sempat hilang dari pantauannya. Ia akhirnya melacak lokasi korban melalui fitur berbagi lokasi (share location) yang pernah diterimanya melalui aplikasi WhatsApp.

Baca juga :  Kabar Gembira untuk Para Penulis! Pemerintah Pangkas PPh Royalti dari 15% Jadi Hanya 1,5%

Lokasi tersebut mengarah ke sebuah rumah di Perumahan Family Dream, Kecamatan Nongsa, Batam. Setelah memastikan korban berada di rumah tersebut, pelaku mengambil kayu berpaku dan sebuah batu besar sebelum masuk ke dalam rumah.

Di dalam rumah, pelaku mendapati korban AS sedang berpelukan dengan kekasih barunya berinisial AB. Melihat kejadian itu, emosi pelaku memuncak dan langsung menyerang keduanya menggunakan kayu berpaku.

Serangan brutal tersebut tidak berhenti sampai di situ. Pelaku kemudian menghunus pisau dapur yang telah dibawanya dan menikam korban berulang kali.

Akibat serangan tersebut, AS tewas di lokasi kejadian. Sementara AB mengalami luka berat dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk mendapatkan perawatan medis.

Pelaku Menyerahkan Diri

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga Perumahan Family Dream. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat korban AB duduk bersimbah darah di depan rumah sambil menelepon seseorang.

Baca juga :  Lagu Satire 'My Little Bolu Ketan' Berbalik Jadi Senjata Politik Golkar untuk Dongkrak Citra Bahlil

Sementara itu, tubuh AS ditemukan tergeletak di dalam rumah dengan sejumlah luka parah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Anggota langsung mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan,” ujar Anggoro.

Tak lama setelah kejadian, pelaku MY mendatangi Polresta Barelang dan menyerahkan diri kepada polisi.

“Pelaku datang sendiri ke Polres dan langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang M Debby Tri Andrestian.

Saat ini pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.

(Sumber: laporan kepolisian dan sejumlah media nasional)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami