GROBOGAN,GEMADIKA.com –
Bulan suci Ramadan 1447 H tahun ini membawa suasana berbeda bagi warga Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Jika biasanya keramaian terasa menjelang Lebaran, kini Desa Dimoro justru sudah “rame duluan” sejak awal Ramadan.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Dimoro, Pemerintah Desa menunjukkan langkah kreatif dan berani dengan membangun Vilagate dan deretan kedai warung kopi di simpang tiga jalan utama sisi barat Balai Desa Dimoro. Lokasi yang dulunya biasa saja, kini menjelma menjadi pusat aktivitas warga setiap sore hingga malam hari.

Vilagate bukan sekadar taman biasa. Tempat ini dirancang sebagai ruang publik terbuka yang nyaman untuk masyarakat. Anak muda, keluarga, hingga orang tua kini memiliki tempat berkumpul yang positif tanpa harus pergi jauh ke pusat kota Purwodadi.

Baca juga :  RAT Gapoktan Ngudi Rahayu Desa Pilangpayung Berlangsung Kondusif dan Penuh Kekeluargaan

“Tujuannya agar anak-anak muda tidak keluyuran ke mana-mana. Di sini mereka bisa nongkrong, berdiskusi, dan menikmati suasana Ramadan dengan aman dan nyaman,” tegas Kepala Desa Dimoro, Senin (2/3/2026).

Ngabuburit Jadi Tradisi Baru
Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan Vilagate berubah menjadi lautan manusia. Warga dari dalam dan luar desa berdatangan untuk sekadar berjalan santai, berburu takjil, atau menikmati suasana sore bersama pasangan maupun anak-anak.

Bahu jalan kanan dan kiri kini dipenuhi pedagang. Berbagai menu tersedia, mulai dari aneka takjil, minuman segar, jajanan tradisional, hingga makanan berat siap santap. Tanpa disadari, geliat ekonomi tumbuh dengan sendirinya.

UMKM Desa Dimoro yang sebelumnya berjalan biasa saja, kini menunjukkan peningkatan signifikan. Banyak warga yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk membuka lapak dadakan. Perputaran ekonomi lokal pun semakin terasa.
Dimoro Tak Mau Kalah

Baca juga :  Tradisi Nyadranan dan Qhol di Makam Raden Bagus Mataram Berlangsung Khidmat, Warga Sindurejo Wujudkan Rasa Syukur

Meski berada cukup jauh dari pusat Kota Purwodadi, Desa Dimoro membuktikan bahwa desa juga mampu berinovasi dan bersaing. Kreativitas pemerintah desa menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu harus menunggu program besar dari atas.

Kini, Vilagate bukan hanya taman. Ia menjadi simbol kebangkitan desa, simbol keberanian untuk berubah, dan simbol bahwa desa mampu berdiri sejajar dengan kota.

Ramadan tahun ini bukan sekadar bulan ibadah bagi warga Dimoro, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi dan kebersamaan. Desa kecil di Kecamatan Toroh ini pun mengirim pesan tegas:
Dimoro siap maju, Dimoro tidak mau kalah.(Joko Purnomo)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami