JAKARTA, GEMADIKA.com – Gubernur Banten Andra Soni mengajak diaspora Banten untuk menjadi kekuatan utama dalam mendorong inovasi serta pertumbuhan sosial dan ekonomi daerah.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kumpul Jeung Dulur Sinergi Diaspora Banten yang diinisiasi oleh Salakanagara Institute di Hotel Mercure Kemayoran, Sabtu (28/3/2026).

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa diaspora bukan sekadar warga Banten yang tinggal di luar daerah atau luar negeri, melainkan bagian penting dari identitas dan kekuatan kolektif daerah.

“Diaspora Banten bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah jiwa-jiwa yang membawa semangat persaudaraan, kecerdasan, dan kerinduan untuk melihat tanah kelahirannya maju,” ujarnya.

Ia menyampaikan, putra-putri Banten telah banyak membuktikan kapasitasnya di berbagai bidang, mulai dari akademisi hingga profesional di institusi besar, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca juga :  21 Mei 1998: Detik-Detik Lengsernya Soeharto dan Lahirnya Era Reformasi

Menurutnya, kegiatan silaturahmi seperti Kumpul Jeung Dulur memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai ajang temu kangen, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi lintas sektor.

“Silaturahmi adalah teknologi sosial terkuat yang kita miliki. Dari sini lahir transfer ilmu, kolaborasi ide, dan penguatan ekonomi,” katanya.

Di tengah berbagai tantangan global, Andra Soni mengakui pembangunan daerah tidak berjalan mudah. Mulai dari konflik global, tekanan ekonomi, hingga dampak kemarau panjang menjadi tantangan nyata yang dihadapi Provinsi Banten.

“Kita harus jujur bahwa ruang fiskal terbatas. Tapi optimisme tidak boleh padam. Kita harus terus membangun,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan tidak selalu harus diwujudkan dalam proyek besar, melainkan juga melalui langkah nyata seperti memperkuat ketahanan pangan, memastikan bantuan tepat sasaran, serta menjaga kerukunan masyarakat.

Gubernur juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor yang tidak sepenuhnya bergantung pada APBD, sebagai strategi untuk tetap mendorong pembangunan daerah.

Baca juga :  5 Berita Politik Terhangat: Kapal Perang Pakistan ke Jakarta hingga Sorotan Muktamar NU

Selain itu, Andra Soni turut membagikan kisah inspiratif anak-anak Banten yang berhasil menembus perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

“Mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak diaspora untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah, mulai dari menjadi duta promosi, mentor bagi generasi muda, hingga mitra strategis dalam investasi.

“Jarak boleh memisahkan kita, tapi cinta pada Banten akan selalu mempersatukan kita. Mari kita pastikan tidak ada lagi mimpi anak Banten yang terkubur karena kemiskinan,” ujar Andra Soni.

Dilansir dari:Portal Resmi Provinsi Banten

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami