BOGOR, GEMADIKA.com – Kasus dugaan peredaran narkoba di jalur Depok–Bogor menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Aparat dari Polres Bogor kini tengah melakukan pendalaman terhadap informasi yang beredar, termasuk dugaan keterlibatan seorang oknum wartawan.

Informasi tersebut mencuat dari unggahan akun Instagram @om_matel62 yang menyebut adanya sosok yang berperan sebagai “pengaman” sekaligus pengguna dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Dalam unggahan yang beredar, turut disebut nama Rizwan Riswanto yang diduga terkait dalam aktivitas ilegal di jalur Depok hingga Bogor. Namun, hingga saat ini informasi tersebut masih sebatas klaim di media sosial dan belum terverifikasi secara resmi oleh aparat penegak hukum.

Baca juga :  Viral! Maling Motor Ditangkap Polisi Saat Hadiri Resepsi Pernikahan di Garut

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sosok tersebut juga dikaitkan dengan seorang Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB) yang diketahui berprofesi sebagai wartawan. Meski demikian, belum ada klarifikasi maupun pernyataan resmi dari pihak yang bersangkutan terkait tudingan tersebut.

Menanggapi hal ini, Kasat Reserse Narkoba Polres Bogor, Bagus Azi Lesmana Putra, menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Kami dalami ya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Selasa (24/3/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan berbasis bukti yang valid. Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

Baca juga :  Dibawa ke Markas GRIB Jaya, Putri Penulis Ahmad Bahar Sempat Diinterogasi Hercules Soal Chat Ancaman

Sejumlah pihak juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi resmi, mengingat potensi penyebaran hoaks yang dapat merugikan berbagai pihak.

Kasus ini menjadi perhatian karena jalur Depok–Bogor dinilai sebagai salah satu wilayah rawan peredaran narkoba. Aparat pun terus meningkatkan pengawasan serta penindakan guna menekan peredaran barang terlarang di kawasan tersebut.

Dilansir dari ( VOA Bogor )

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami