KALIMANTAN, GEMADIKA.com – Sebuah video yang memperlihatkan seekor orangutan Kalimantan mencoba menghadang ekskavator di tengah aktivitas pembukaan lahan kembali viral dan menyita perhatian dunia internasional. Rekaman memilukan tersebut diunggah ulang oleh akun pemerhati lingkungan asal Eropa, eep_europe, dan langsung memicu gelombang simpati publik global terhadap nasib satwa liar di Indonesia.

Dalam video yang beredar luas di media sosial itu, seekor orangutan tampak bertahan di atas batang pohon tumbang sambil berusaha mendekati alat berat yang terus bergerak meratakan kawasan hutan tropis. Pemandangan tersebut dinilai menjadi simbol nyata bagaimana satwa liar kehilangan rumah akibat laju deforestasi yang terus terjadi.

Banyak warganet menyebut momen itu sangat menyayat hati. Dengan tubuh kecil dan tanpa daya, orangutan tersebut terlihat seolah mencoba menghentikan mesin raksasa yang menghancurkan habitat tempat ia hidup selama ini.

Akun eep_europe dalam unggahannya menyoroti tingginya angka deforestasi global yang dipicu kebutuhan konsumsi dunia terhadap berbagai komoditas seperti kelapa sawit, kayu, kopi, kakao, hingga kedelai. Mereka menyebut, ratusan pohon hilang setiap menit demi memenuhi permintaan pasar internasional, termasuk dari negara-negara maju.

“Bagi manusia, ini mungkin hanya pembangunan. Tapi bagi orangutan, ini adalah rumah mereka,” tulis akun tersebut dalam unggahan yang ramai dibagikan ulang.

Fenomena ini kembali membuka mata publik tentang dampak besar pembukaan lahan terhadap keberlangsungan hidup satwa liar, khususnya orangutan yang kini statusnya terancam punah. Hilangnya hutan membuat banyak satwa kehilangan sumber makanan, tempat berkembang biak, hingga ruang aman untuk bertahan hidup.

Akibat habitat yang terus menyusut, orangutan dan satwa liar lainnya pun semakin sering masuk ke area perkebunan maupun permukiman warga. Ironisnya, keberadaan mereka justru kerap dianggap mengganggu aktivitas manusia.

Padahal, banyak pihak menilai manusialah yang lebih dahulu mengambil dan merusak wilayah hidup satwa-satwa tersebut melalui pembukaan lahan secara masif.

Meski video itu bukan rekaman baru, hingga kini gambar seekor orangutan berdiri di depan ekskavator masih menjadi simbol kuat perlawanan satwa liar terhadap kerusakan hutan yang terus terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Aktivis lingkungan berharap viralnya kembali video tersebut dapat meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga hutan tropis dan melindungi habitat satwa endemik Indonesia sebelum terlambat.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami