NGANJUK, GEMADIKA.com – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia, dari total lebih dari 30 ribu unit yang tengah dibangun pemerintah.

Peluncuran dipusatkan di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti secara daring oleh koperasi desa lainnya dari berbagai daerah.

Secara jangka panjang, pemerintah menargetkan pembentukan hingga 80 ribu KDKMP di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.

Kehadiran KDKMP membawa harapan baru bagi desa. Selama ini, desa kerap dipandang sebagai objek pembangunan, bukan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Padahal, desa memiliki potensi besar dari sektor pertanian, peternakan, hingga kekuatan sosial masyarakatnya.

Melalui program ini, desa didorong menjadi pelaku utama pembangunan dan mampu mengelola potensi yang dimiliki secara mandiri.

Namun di balik harapan tersebut, tersimpan pertaruhan besar. Keberhasilan program ini akan menentukan arah pembangunan desa di masa depan.

Jika berhasil, KDKMP dapat menjadi model pembangunan berbasis desa yang kuat dan berkelanjutan. Desa tidak lagi dianggap tertinggal, melainkan menjadi fondasi ekonomi nasional melalui koperasi sebagai soko guru ekonomi Indonesia.

Sebaliknya, jika gagal, dampaknya tidak hanya pada program itu sendiri. Kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah bisa menurun. Trauma masa lalu terhadap program serupa, seperti Koperasi Unit Desa (KUD), berpotensi kembali muncul.

Kegagalan juga berisiko menimbulkan beban fiskal serta memengaruhi citra pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Karena itu, keberhasilan KDKMP tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat. Pemerintah daerah, aparat desa, pendamping, hingga masyarakat harus bekerja bersama memastikan program berjalan efektif.

Program ini membutuhkan keseriusan, transparansi, serta perencanaan yang jelas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Pada akhirnya, KDKMP bukan sekadar program pembangunan. Ia menjadi simbol harapan baru bagi desa untuk tumbuh mandiri, produktif, dan sejahtera.

Penulis: Ponco

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami