BLITAR, GEMADIKA.com – Ledakan petasan yang diduga dipasang pada balon udara menewaskan seorang warga Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (27/5/2026). Selain satu korban meninggal dunia, dua warga lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.
Peristiwa tragis tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, membenarkan adanya insiden ledakan yang melibatkan petasan balon udara tersebut.
“Benar, masih dalam penyelidikan,” kata Muheni, Rabu (27/5/2026).
Menurut informasi sementara, terdapat tiga korban dalam kejadian itu. Satu korban dilaporkan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka-luka.
“Informasinya demikian, sudah dievakuasi dan masih dalam perawatan di Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi,” jelasnya.
Pihak kepolisian belum dapat memastikan secara rinci penyebab ledakan. Saat ini, Satreskrim Polres Blitar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi pasti kejadian tersebut.
“Untuk penyebab masih belum bisa dipastikan, masih dalam penyelidikan. Anggota sudah di TKP, mohon waktu,” tandas Muheni.
Insiden ini kembali menjadi peringatan bahaya penggunaan petasan pada balon udara yang kerap memicu kecelakaan hingga menelan korban jiwa. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan bahan peledak maupun petasan berbahaya demi menjaga keselamatan bersama.




