BOYOLALI, GEMADIKA.com – Aksi nekat seorang remaja yang melakukan freestyle sepeda motor di jalan umum berujung kecelakaan di Kabupaten Boyolali. Seorang pemotor berinisial FG (18) harus dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak mobil yang sedang terparkir.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan kompleks perkantoran terpadu Pemkab Boyolali, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
“Iya, kemarin kejadian (kecelakaan), Minggu sore jam 17.00 WIB,” kata Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Tri Afandi, kepada wartawan, Senin (22/6/2026).
Freestyle Berujung Celaka
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat FG mengendarai sepeda motor Yamaha RX King dengan nomor polisi AD 3692 D dari arah timur ke barat sambil membuat konten freestyle.
Diduga kurang berhati-hati, remaja tersebut kehilangan kendali, terjatuh, dan menabrak bagian belakang mobil yang terparkir di depan sebuah kafe.
“Jadi kronologinya, kan adik-adik itu kalau sore itu kan kumpul di sekitar jalan Ahmad Yani ke timur, nongkrong-nongkrong di situ, terus sering beberapa kali juga membuat konten. Nah, saat membuat konten itu nabrak mobil yang sedang terparkir. Sudah ditangani Unit Laka, sudah langsung datang ke lokasi,” jelas Tri.
Akibat kejadian tersebut, FG mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, mobil yang ditabrak mengalami kerusakan di bagian belakang.
“Rawat jalan,” imbuhnya.
Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Pihak kepolisian menyebut kasus kecelakaan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pengendara motor dan pemilik mobil.
Namun demikian, kejadian ini kembali menyoroti maraknya aksi freestyle dan balap liar di kawasan tersebut, terutama pada sore hari.
Jalan Rawan Aksi Ugal-ugalan
Menurut AKP Tri Afandi, sejumlah ruas jalan di kawasan perkantoran Pemkab Boyolali, khususnya Jalan Merdeka Utara hingga Jalan Ahmad Yani, kerap dijadikan lokasi berkumpul dan aksi freestyle oleh para remaja.
Polisi bersama Dinas Perhubungan setempat telah melakukan berbagai upaya pencegahan, mulai dari pemasangan rumble strip hingga patroli rutin.
Meski begitu, para pelaku kerap mencari celah dengan menghindari petugas.
Imbauan Polisi: Utamakan Keselamatan
Pasca kejadian ini, pihak kepolisian berencana meningkatkan intensitas patroli di lokasi rawan tersebut. Polisi juga berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Ini sebagai sebagai pembelajaran, bahwa namanya di jalan itu kan keselamatan yang utama, diri sendiri maupun pengendara lain,” tegasnya.
Selain itu, polisi juga menemukan video aksi freestyle yang dilakukan korban sebelumnya. Dalam video tersebut, korban terlihat melakukan aksi “wheelie” atau mengangkat roda depan.
Video itu kemudian diunggah oleh Satlantas Polres Boyolali di media sosial sebagai bahan edukasi bagi masyarakat.
“Ngonten oleh, menyalurkan hobi yo oleh, tapi ojo yak2 an nganti merugikan orang lain ojo yo cah. Iki contone, gunakan sirkuit atau tempat yang semestinya untuk berlatih freestyle, bukan di jalan raya. Tetap utamakan keselamatan,” tulis Satlantas Boyolali dalam unggahannya.
Dilansir dari Detikjateng.


