GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sindurejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sindu Makmur, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan guna memastikan pengelolaan BUMDes berjalan sesuai regulasi, transparan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dispermasdes Kabupaten Grobogan, Ahmad Haryono, didampingi Kepala Bidang Joko Yuwono, serta staf Dispermasdes yang terdiri dari AW Nugroho, Joko Susilo, dan Yoga Prasetyo. Hadir pula Kasi PMD Kecamatan Toroh Edy Susanto, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Toroh, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta jajaran Pemerintah Desa Sindurejo.

Baca juga :  Sinergi Pengusaha dan Pekerja Jadi Kunci, Investasi Jateng Tembus Rp23,02 Triliun di Triwulan I 2026

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Sindurejo diwakili oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Karmani yang menyampaikan perkembangan dan capaian BUMDes Sindu Makmur selama ini. Selain itu, dilakukan pemeriksaan administrasi, laporan keuangan, serta evaluasi terhadap unit-unit usaha yang telah dijalankan.

Kepala Dispermasdes Kabupaten Grobogan, Ahmad Haryono, menegaskan bahwa BUMDes merupakan instrumen strategis dalam memperkuat perekonomian desa. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“BUMDes tidak hanya menjadi lembaga usaha milik desa, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, tata kelola yang baik, administrasi yang tertib, dan inovasi usaha harus terus diperkuat,” tegasnya.

Baca juga :  Grobogan Agro Expo VIII 2026 Resmi Dibuka, Dorong Smart Farming untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan

Sementara itu, tim monitoring dari Dispermasdes dan Kecamatan Toroh memberikan sejumlah masukan terkait penguatan manajemen usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola, serta optimalisasi potensi ekonomi yang dimiliki Desa Sindurejo.

Evaluasi ini juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi BUMDes Sindu Makmur sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan agar keberadaan BUMDes semakin produktif dan berdaya saing.

Dengan adanya monitoring dan evaluasi secara berkala, diharapkan BUMDes Sindu Makmur mampu terus berkembang, meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes), serta menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Desa Sindurejo.

Tim Gemadika melaporkan. (Joko Purnomo)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami