MEDAN, GEMADIKA.com – Dua pria yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap pasangan suami istri di kawasan Medan Tembung, Kota Medan, berhasil diamankan aparat kepolisian setelah video kejadian tersebut viral di media sosial.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena salah satu korban merupakan perempuan yang sedang hamil. Dalam video yang beredar luas, salah satu terduga pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami perlakuan fisik saat berada di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut bermula ketika pasangan suami istri itu memilih berhenti di perjalanan karena khawatir melintas di area yang sedang terjadi keributan. Namun situasi kemudian berubah menjadi aksi cekcok yang berujung pada dugaan penganiayaan.

Baca juga :  Hak Pendidikan Terancam, LPA Deli Serdang Desak Gubernur Sumut Tambah RKB di SMAN 1 Pantai Labu

Video kejadian yang tersebar di berbagai platform media sosial memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan kekerasan tersebut, terutama karena melibatkan seorang perempuan yang tengah mengandung.

Merespons laporan dan viralnya video tersebut, tim Resmob Polrestabes Medan bergerak cepat melakukan penyelidikan. Pada malam hari setelah kejadian, polisi berhasil melacak keberadaan kedua terduga pelaku di sebuah bengkel di wilayah Kota Medan.

Kedua pria tersebut kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menyita sebuah air gun yang diduga digunakan untuk mengancam korban saat peristiwa berlangsung.

Dalam proses pemeriksaan, kedua terduga pelaku disebut mengakui keterlibatan mereka dalam insiden tersebut. Saat ini keduanya telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut di Polrestabes Medan.

Baca juga :  Viral! Ngaku Ketua Ormas, Pria Ini Diduga Mengamuk Saat Perbaikan Menara Telekomunikasi di Belawan

Selain fokus pada penanganan kasus pidana, kepolisian juga memberikan perhatian terhadap kondisi korban. Polisi berencana mendampingi korban menjalani pemeriksaan medis guna memastikan kondisi kesehatan ibu hamil tersebut serta janin yang dikandungnya pasca-kejadian.

Penyidik masih terus mendalami kronologi lengkap peristiwa, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk melengkapi proses penyidikan.

Kasus ini kembali menjadi pengingat penting bahwa setiap bentuk kekerasan di ruang publik memiliki konsekuensi hukum. Di era digital, rekaman video dan laporan masyarakat sering kali menjadi alat penting dalam membantu aparat mengungkap suatu peristiwa secara cepat dan akurat.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami