GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, menggelar Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di tingkat desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Camat Grobogan Prapti, S.Sos., M.M. bersama Kepala Desa Rejosari Ali Sodikin, serta dihadiri oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, TP PKK, dan unsur masyarakat lainnya.

Rembuk Stunting menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kondisi stunting di Desa Rejosari sekaligus menyusun langkah-langkah prioritas dalam pencegahan dan penanganannya secara terpadu.

Pemerintah Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, menggelar Rembuk Stunting 2026 yang dipimpin Camat Grobogan Prapti, S.Sos., M.M. bersama Kepala Desa Ali Sodikin sebagai upaya percepatan penurunan stunting.

Dalam arahannya, Camat Grobogan Prapti, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa penurunan angka stunting merupakan program nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Baca juga :  Korem 073/Makutarama Monitoring Kesiapan KDMP, TMMD, dan Pembinaan Desa di Katong

“Pencegahan stunting harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak masa kehamilan hingga usia balita,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah desa terus mengoptimalkan program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat melalui perencanaan pembangunan desa yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Kepala Desa Rejosari Ali Sodikin menyampaikan bahwa Pemerintah Desa berkomitmen mendukung penuh program percepatan penurunan stunting melalui berbagai kegiatan yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

“Rembuk Stunting ini menjadi wadah untuk menyatukan komitmen seluruh pihak agar program yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran. Harapan kami, angka stunting di Desa Rejosari terus menurun sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” ungkap Ali Sodikin.

Baca juga :  H. Suprapto Dukung Penuh Pembangunan Jembatan Jalan Usaha Tani di Dusun Welar, Petani Sambut Antusias

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemaparan data stunting desa, identifikasi faktor penyebab, evaluasi pelaksanaan program sebelumnya, serta penyusunan usulan kegiatan prioritas yang akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa.

Melalui Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Rejosari berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Tim Gemadika.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami