GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, menggelar Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka stunting di tingkat desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Camat Grobogan Prapti, S.Sos., M.M., Kepala Desa Getasrejo Busro Siswanto, perangkat desa, pendamping desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, BPD, TP PKK, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Rembuk Stunting menjadi forum penting untuk menyusun langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

Pemerintah Desa Getasrejo menggelar Rembuk Stunting 2026 yang dihadiri Camat Grobogan Prapti, S.Sos., M.M. dan Kepala Desa Busro Siswanto sebagai upaya mempercepat penurunan angka stunting.

Dalam sambutannya, Camat Grobogan Prapti, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Baca juga :  Rembuk Stunting Desa Tambirejo 2026, Kades Ajak Seluruh Elemen Bersinergi Cegah dan Turunkan Angka Stunting

“Pencegahan stunting harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, hingga masyarakat harus saling bersinergi agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung program-program prioritas yang berkaitan dengan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Getasrejo Busro Siswanto menyampaikan bahwa Pemerintah Desa terus berkomitmen mendukung program percepatan penurunan stunting melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.

Menurutnya, Rembuk Stunting menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun rencana kerja yang lebih terarah berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Baca juga :  AP ( 25 ) Warga Magelang Kendaraan motor dan Uang Tunai Raib gegara kenalan lewat Media Sosial

“Kami berharap melalui rembuk ini seluruh pihak dapat berkomitmen bersama dalam menekan angka stunting di Desa Getasrejo. Pencegahan harus dimulai sejak dini melalui pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, serta pendampingan kepada ibu hamil dan balita,” kata Busro Siswanto.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemaparan kondisi stunting di Desa Getasrejo, evaluasi program yang telah berjalan, identifikasi faktor penyebab, serta penyusunan usulan kegiatan prioritas yang akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa.

Melalui Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Getasrejo berharap seluruh program pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Tim Gemadika.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami